Ahok Mulai Curhat Soal Persidangannya yang Sampai Malam, katanya Bikin Pusing

Loading...

garda cakrawalaTerdakwa kasus dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku pusing menjalani persidangan kasus yang menjeratnya.
Ahok menjalani persidangan, setiap Selasa. Pekan lalu misalnya, Ahok menjalani persidang hingga tengah malam.

Sebab, ada empat saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum.

"Tiap Selasa, sidang sampai malam pusing-pusing saya," ujar Ahok saat memberikan sambutan acara bedah buku 'A Man Called Ahok' di BPU Ruma Gorga Mangampu Tua 2, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Senin (16/1/2017).

Ahok membiasakan diri, sehari sebelum menjalani persidangan, dia mempelajari berita acara pemeriksaan (BAP) para saksi pelapor, yang disodorkan oleh pengacaranya.
"Setiap Senin mesti baca BAP. Pengacara sodorin kan, tebal-tebal. Kita kan mesti tahu, kenapa dia melapor," ujar Ahok.
Ahok menganggap, kerepotan jelang persidangan sebagai pembelajaran.
"Saya anggap kuliah praktik pengacara. Semua itu. Saya nikmatin sebagai pembelajaran," tutur Ahok.
Selasa (17/1/2017), Ahok akan menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama. Setidaknya, ada dua penyidik yang akan bersaksi dalam sidang tersebut.
Saat persidangan kelima pada pekan lalu, Ketua majelis hakim Dwiarso Budi Santiarto memutuskan menunda kesaksian dari Wilyudin Abdul Rasyid Dhani.

Keputusan itu, diambil setelah tim kuasa hukum Ahok mempertanyakan laporan ke pihak kepolisian di Bogor.
Dalam laporan yang ditandatanganinya, tercantum tanggal 7 September 2016.
Artinya, laporan itu dibuat tiga minggu sebelum Ahok berpidato, dan menyinggung Surat Al Maidah ayat 51 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 27 September 2016 lalu.
Dwiarso menjelaskan, adanya kemungkinan kesalahan ketik dari pihak kepolisian. Namun, hal itu, tak menutup jalannya persidangan untuk mencari kebenaran materiil.
"Kesalahan ketik tidak menutup mencari kebenaran materiil," imbuh Dwiarso.
Jaksa penuntut umum akan menghadirkan dua polisi yang membuat laporan Wiliyudin.
Rencananya, akan dihadirkan saat persidangan lanjutan kasus dugaan penodaan agama pada Selasa, besok. (Dennis Destryawan)





loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...