Ahok: Soal Korupsi Dana Hibah Pramuka Bukan Urusan Kami

Loading...

garda cakrawala -- Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menanggapi kasus yang melibatkan Sylviana Murni itu, mengatakan bahwa dana hibah tersebut merupakan tanggung jawab penerima dana hibah dan auditor.
"Hibah itu menjadi tanggung jawab yang menerima hibah dan audit, bukan tanggung jawab kami," Cagub DKI ini saat ditemui di Hotel Santika, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Kamis (19/1).
Dia menambahkan, "Jadi kalau Anda ajukan hibah pada kami, lalu kami lihat ini kebutuhannya perlu, baru kami hibah. Soal di (dana) hibah ada korupsi, itu bukan urusan kami. Itu urusan (yang) berwenang."
Sylvi akan diperiksa pada Jumat (20/1) dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dana bansos Pemprov DKI di Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta tahun anggaran 2014 dan 2015.
Pada tahun 2014 Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta menerima dana sebesar Rp 6,81 miliar dan Rp 6,81 miliar di tahun 2015.
Sylviana Murni menjabat sebagai Ketua Kwarda Pramuka DKI Jakarta sejak Januari 2015, menggantikan Yudhi Suyoto.
Sebelum kasus dana bansos ini mencuat, Sylvi sudah lebih dulu disangkutpautkan dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Masjid Al Fauz di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. 
sumber:tribun



loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...