Ancam Kedaulatan Indonesia, MPR Minta Pemerintah Cabut Kebijakan Bebas Visa Bagi China


garda cakrawalaPetugas Kantor Imigrasi mengamankan 18 tenaga kerja ilegal asal China yang bekerja di lahan tambang di Desa Cinta Manik, Cigudeg Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu. Bahkan, di wilayah perbukitan itu, puluhan bahkan diduga ratusan TKA membangun ‘Desa Tiongkok’ di sana.
“Ini lebih dari mengkhawatirkan. Ini kan pembiaran cukup lama. Dan ada kondisi dimana seolah-seolah tidak ada sanksi hukum terhadap mereka,” ujar Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid saat menanggapi peristiwa tersebut di Jakarta, Jumat (13/1).
Menurutnya, pemerintah harus segera menginvestigasi dan menertibkan TKA ilegal China yang kini sudah sangat mengancam kedaulatan Indonesia. Jangan-jangan, kata Hidayat, koloni TKA ilegal tersebut sudah menjamur di beberapa wilayah nusantara.
“Inilah saatnya pemerintah sadar. Jangan-jangan hanya gunung es. Mereka sudah bisa bangun rumah di Bogor. Dan pasti bukan sendirian. Itu mengancam kedaulatan Indonesia,” ungkap anggota Komisi I DPR ini.
Karenanya, Hidayat mengimbau pemerintah untuk mengkaji ulang kebijakan bebas visa khususnya terhadap China. Karena China pun tak memberlakukan bebas visa untuk Indonesia.
“Ini bukti kesekian kalinya bahwa China yang menyalahgunakan bebas visa Indonesia itu ternyata ada. Jumlahnya tida sedikit. Dan pemerintah Indonesia tak perlu tutupi. Lakukan gerakan untuk selamatkan hukum Indonesia,”
“Saya setuju kaji ulang bebas visa. Negara yang tak berikan bebas visa bagi Indonesia tidak berhak menerima bebas visa dari indonesia. China misalnya, tidak berikan bebas visa ke Indonesia. Aneh kalau misalkan Indonesia berikan bebas visa ke China,” tegas Hidayat.




Subscribe to receive free email updates: