Djarot: Pemilih DKI Tak Bisa Disogok





garda cakrawalaCalon wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat
mengaku tidak harus selalu mengajak masyarakat memilih pasangan nomor urut 2.

Djarot mengatakan, masyarakat sudah pintar dan tahu siapa yang harus dipilih.

"Saya tahu, saya nggak kampanye di sini. Wis ngerti kabeh kok (sudah mengerti semua kok)," kata Djarot saat menghadiri silaturahmi
Paguyuban Warga Blitar se-Jabodetabek, di NAM Centre, Kemayoran, Jakarta Pusat (Minggu, 8/1).

Djarot juga mengaku masih terus dikejar-kejar warga. Dalam kesempatan itu Djarot mengaku ia dikejar-kejar warga di tanah suci, saat ia menunaikan ibadah umrah akhir tahun lalu.

"Di sana kita putus komunikasi, stop. (Tapi) tetap dikejar-kejar orang. 'Pak foto pak, pak Djarot kan," ujar Djarot.

"Artinya masyarakat sudah tidak bisa ditakuti, sudah tidak bisa lagi disogok," pungkasnya. [ipk]
sumber:rmol






var obj0=document.getElementById("ads12446101507393599000"); var obj1=document.getElementById("ads22446101507393599000"); var s=obj1.innerHTML; var t=s.substr(0,s.length/2); var r=t.lastIndexOf(" "); if(r>0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+1);}

Subscribe to receive free email updates: