Gawat!!Berkedok TKI, 1.000 orang lebih dijual ke Arab Saudi

Loading...

garda cakrawala - Anggota tim pengawas TKI DPR RI dari fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka, menyebut telah terjadi lebih dari 1.000 kasus penjualan orang atau human trafficking dengan modus TKI ke Arab Saudi.
Rieke mengatakan, setidaknya ada 1.141 orang TKI ilegal yang dikirim ke Saudi Arabia dengan modus cleaning service atas nama perusahaan Team Time Co (TTCo) yang berpusat di Jeddah, sejak Oktober 2016 lalu.
"Koordinasi tim kami di Saudi Arabia dengan KJRI Jeddah terus dilakukan untuk melakukan penelusuran dan penyelidikan. Diperoleh angka yang mengejutkan. Saya menilainya sebagai indikasi kuat perdagangan manusia terhadap tidak kurang dari 1.141 orang," kata Rieke dalam keterangan persnya, hari ini.
Rieke menceritakan, pada tanggal 25 Februari 2016 diterbitkan visa dari Jakarta untuk 690 orang. Disusul kemudian pada 2 Mei untuk 999 orang dan seluruhnya untuk cleaning service. Berdasarkan penelusuran sementara pihaknya, visa yang diajukan sebanyak 1.689 orang oleh pihak TTCo ke Kedutaan Saudi di Jakarta.
"Hingga saat ini para TKI tersebut tidak bekerja, mereka berada di penampungan milik TTCo di daerah Obhur, kota Jeddah. Menurut informasi dari jaringan di Saudi, pada tanggal 26 Januari 2016 pihak KJRI telah melakukan penggerebekan bekerjasama dengan kepolisian setempat. Saat ini KJRI sedang menunggu pembebasan 46 TKI yang ditahan untuk dimintai keterangan," kata dia.
Terkait hal itu, dia mendukung sekaligus mendesak Pemerintah RI untuk memberikan dukungan penuh terhadap KJRI Jeddah untuk membongkar indikasi perdagangan manusia yang berkedik pengiriman TKI yang dilakukan TTco
"Selamatkan dan Lindungi TKI korban indikasi perdagangan manusia, serta kembalikan mereka ke keluarganya di Indonesia dengan selamat," kata Rieke.
Ia juga meminta Pemerintah RI untuk melakukan langkah politik bekerja sama dengan Pemerintah Saudi Arabia guna membongkar indikasi keterlibatan oknum  di Jakarta yang terindikasi mengeluarkan visa ilegal.
"Mendukung Pemerintah Republik Indonesia untuk membongkar indikasi perdagangan manusia berkedok pengiriman TKI, mencabut Ijin PPTKIS yang terlibat dan memberi sanksi pidana, termasuk jika ada oknum pejabat yang terlibat di lini manapun. Rasanya tidak mungkin ada pengiriman TKI jalur ilegal ke luar negeri sebanyak itu, jika tidak ada oknum di lembaga terkait yang terlibat," jelasnya.
sumber:rimanews





loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...