MUI Curigai Mi Instan Mengandung Minyak Babi


garda cakrawal - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Sumenep, Madura, Jawa Timur menduga sebuah produk mi mengandung minyak babi.
Itu berdasarkn dak yang dilakukan di sebuah area minimarket, Rabu siang.
Mi berjenis ramen instan ini diduga kuat mengandung enzim babi.
Kecurigaan tersebut berawal dari laporan masyarakat. Terlebih, dalam kemasan mi tersebut hanya tercantum bahasa Korea.
Tidak ada label dari Dinkes maupun Sertifikasi Halal.

Menurut Ketua MUI Cabang Sumenep, KH. Safraji pihaknya akan membawa beberapa sampel untuk diuji lab di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep.
"MUI akan selalu mengawasi berbagai minimarket yang menjual produk serupa," ujarnya.

Sementara, pemilik swalayan, Valentin Gusno menyatakan pihaknya sudah meminta maaf atas penjualan produk tersebut.
"Saya membeli dari beberapa reseller dari Surabaya. Itu karena permintaan via sosmed," ujarnya.

Velentin berjanji akan menarik produk makanan tersebut agar tidak dijual kembali. Kasus tersebut diakuinya menjadi pelajaran berharga. (win/jpnn)




var obj0=document.getElementById("ads11848399632217308378"); var obj1=document.getElementById("ads21848399632217308378"); var s=obj1.innerHTML; var t=s.substr(0,s.length/2); var r=t.lastIndexOf(" "); if(r>0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+1);}

Subscribe to receive free email updates: