Tak Ada Siaran Langsung di Sidang ke-4 Ahok



garda cakrawalaSidang lanjutan perkara penistaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok rencananya tidak akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi. Beda dengan tiga sidang sebelumnya, di mana jalannya sidang tersiarkan langsung.
Pasalnya, pada sidang pertama, majelis hakim telah menyatakan apabila sidang telah memasuki agenda pembuktian, maka awak media tidak diperkenankan untuk menyiarkan secara langsung jalannya persidangan itu.
Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Didik Wuryanto membenarkan bahwa hal tersebut merupakan wewenang dari majelis hakim.
"Itu izinnya dari Ketua Majelis Hakim. Kalau seperti sidang kemarin, setiap mau mulai selalu diberi kesempatan untuk mengambil gambar. Jadi tergantung kebijakan Ketua Majelis Hakim," kata Didik, Selasa (3/1).
Didik menjelaskan, diharapkan nantinya para saksi tidak dapat saling berhubungan saat memberikan keterangan dalam persidangan. "Kalau saksi dari JPU didengarkan oleh saksi yang nantinya akan dipanggil oleh pihak penasihat hukum, bisa dicounter dong karena sudah tahu. Kurang lebih seperti itu, karena KUHAP mengatakan seperti ini, saksi yang akan memberikan keterangan di sidang tidak boleh saling berhubungan," jelasnya.
Kendati demikian, Didik menilai bahwa sidang keempat ini tidak akan dapat disiarkan secara langsung. Apalagi, lanjut dia, majelis hakim telah menyatakan hal tersebut dalam sidang perdana yang telah digelar di Gedung Eks Pengadilan Jakarta Pusat.
"Jadi sepertinya tidak bisa live (siar secara langsung). Keputusan bisa atau tidaknya melalui Ketua Majelis," tukas dia. (elf/JPG)






Subscribe to receive free email updates: