4 Carut-marut Pilkada Serentak Jelang Hari Pemungutan Suara

garda cakrawala - Sehari menjelang pelaksanaan pemungutan suara, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan empat persoalan yang menghadapi Pilkada serentak 2017.
1. Daftar pemilih tetap (DPT) yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudkan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) tidak jelas.
Komisioner Bawaslu Daniel Zuchron mengatakan, di dalam DPT itu nama pemilih yang dikeluarkan tidak jelas. "Kemudian bagaimana mekanisme distribusinya ke pemilih, apakah melalui KPU atau didistribusikan melalui aparatnya. Itu juga tidak jelas," ujar Daniel di Kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (14/2).
2. Formulir C6 KWK (Surat Pemberitahuan Pemungutan Suara kepada Pemilih)
Persoalan C6 KWK, Bawaslu menemukan Formulir C6 KWK yang tidak tercetak dan tercetak ganda. "Dalam distribusi ini ternyata banyak ditemukan formulir C6 KWK yang kosong tidak ada (tercetak) namanya. Selain itu, terdapat formulir C6 KWK yang tercetak ganda," katanya.
3. Politik uang
Daniel Zuchron menyebut, menjelang pilkada serentak ini politik uang masih diandalkan untuk merayu pemilih dalam mencoblos pasangan tertentu. "Jadi masih ada memberikan modus politik uang saat pemilih menuju TPS," katanya.
4. Pendistribusian formulir C6 KWK melibatkan Tim sukses
Semestinya formulir C6 KWK ini dilakukan oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Akan tetapi pada kenyataannya malah melewwati pperantara tim kampanye pasangan calon tertentu. "Ini dibuktikan petugas KPPS di Papua Barat. Di mana mereka sulit dibedakan antara petugas dengan timses pasangan calon," pungkasnya.


var obj0=document.getElementById("ads14544676906311280726"); var obj1=document.getElementById("ads24544676906311280726"); var s=obj1.innerHTML; var t=s.substr(0,s.length/2); var r=t.lastIndexOf(" "); if(r>0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+1);}

Subscribe to receive free email updates: