Allahu Akbar! Donatur logistik aksi 112 masih berdatangan ke masjid Istiqlal




garda cakrawala Massa peserta aksi 112 masih terlihat berada di masjid Istiqlal. Mereka adalah massa yang berasal dari luar Jakarta dan warga Jakarta yang kemarin tidak sempat ikut aksi.

Salah satu peserta asal Jakarta, Evi mengatakan, ia memilih ke masjid Istiqlal hari ini karena pada hari kemarin akses menuju Mesjid sangat susah.

"Penasaran, jadi baru bisa ke sini sekarang kalau kemarin kan banyak orang jadi susah," kata Evi, di lokasi, Minggu (12/2).

Sementara itu, salah satu peserta yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, ia sudah mengikuti aksi bela Islam tiga kali.

"Saya selalu ikut sejak aksi 411. Berdua aja sama suami karena kita gak ikut organisasi manapun," ujarnya.

Para peserta yang masih berada di kawasan Mesjid Istiqlal ini tak perlu khawatir dengan kebutuhan makan dan minum karena ada posko yang didirikan oleh Moslem Care Community (MCC) yang khusus membagikan logistik berupa makanan dan minuman.

Ketua MCC, Sabiella mengatakan, mereka sudah bertugas menjadi relawan di semua aksi bela Islam. Anggotanya yang berjumlah sekitar 30 orang tersebut berasa dari berbagai daerah, namun sebagian besar merupakan warga Jakarta.

"Kami sudah stand by sejak Jumat sore. Logistik makanan dan minuman itu air mineral 200.000 botol kurang lebih yang sudah dibagikan," kata Sabiella di lokasi, Minggu (12/2).

Pria yang akrab disapa Abi ini mengatakan bahwa jumlah makanan lebih sedikit daripada jumlah minuman. Meski begitu, jumlah tersebut sudah memadai untuk para peserta aksi.

Sampai hari ini, MCC masih mendapat kiriman makanan dan minuman dari para donatur. Abi mengatakan bahwa para donatur selalu berdatangan sejak kemarin bahkan sampai subuh.

"Lembaga-lembaga dan kelompok majelis taklim serta dapur-dapur umum dan perorangan banyak yang jadi donatur. Udah gak terhitung lagi antara jumlah yang datang mulai malam Sabtu sama jumlah makanan tersedia itu lebih banyak jumlah makanan," ujar Abi.

Abi bahkan mengaku pihaknya sampai kewalahan untuk membagikan makanan saking banyaknya stok, bahkan para relawan tersebut harus bekerja dengan sistem shift.

"Peserta banyak ada dari daerah Surabaya, Jember, Makassar, Riau dan daerah terdekat seperti Bogor dan Tangerang. Semalam sampai pagi kita bagi-bagi makanan dan minuman buat peserta yang masih di sini dan nginep dan donaturnya sampai jam 2 malam juga masih berdatangan," tandas Abi.

Salah satu donatur, Titi Fitriyani datang membawa puluhan kantong makanan dengan ditemani suaminya. Ia mengatakan makanan tersebut adalah hasil sumbangan dari ikatan Alumni Tahun 1998 SMU Ksatrya.

"Motivasi kami karena sesama saudara muslim saling membantu. Kami juga ikut aksi 112 kemarin," kata Titi, di lokasi, Minggu (12/2).

Titi berharap dengan adanya aksi tersebut bisa membawa perubahan yang lebih baik.

"Ke depannya bagus, ada perubahan dan bisa ada pemimpin yang bisa mengarahkan ke jalan yang benar," tandasnya.

sumber : merdeka






Subscribe to receive free email updates: