Djarot Belum Tahu Jika Dirinya Harus Cuti Kampanye Lagi

Loading...


garda cakrawalaPasalnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta bakal membuat aturan kampanye di putaran kedua Pilkada DKI, dengan begitu bagi pasangan calon yang berstatus petahana akan dinonaktifkan kembali.
Masa kampanye sendiri sesuai hasil rembuk antara KPU DKI dan KPU RI, yang memutuskan untuk diadakanya kampanye.
Mantan Walikota Blitar itu pun, menyerahkan wewenang KPU DKI apabila pasangan calon gubernur dan wakil gubernur harus cuti kampanye.
"Itu KPU, urusan KPU DKI," singkat Djarot.
Pihak penyelenggara pemilu tengah melakukan komunikasi dengan Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Komunikasi tersebut guna menjalankan kewajiban cuti kampanye, jika hasil konsep kampanye yang nanti akan dibahas kembali sama seperti putaran pertama.
Dalam kampanye putaran kedua, tidak akan ada bentuk kampanye seperti rapat umum (kampanye akbar), dan pemasangan alat peraga kampanye (APK).
Namun, kampanye terbatas seperti tatap muka, masih dibolehkan. KPU DKI juga akan melihat anggaran dana soal pemasangan iklan dari KPU.
Pasalnya, KPU DKI masih berpacu kepada konsep putaran kedua sebelum Pilkada DKI 2017, yang tidak menganggarkan dana lantaran tidak ada kampanye.


loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...