e-KTP palsu dari Kamboja dikirim ke orang bernama Leo

Loading...


Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi mengakui aparatnya menemukan adanya e-KTP atau KTP elektronik palsu yang dikirim dari Kamboja (bukan Vietnam seperti diberitakan sebelumnya) yang ditujukan kepada seseorang bernama Leo.

"Benar, ada e-KTP dari Kamboja dan masuk tanggal 3 Januari 2017 lalu," kata Heru Pambudi saat menjawab pertanyaan anggota Komisi II DPR RI di Gedung Bea Cukai, Jakarta, hari ini.

Komisi II DPR RI mendapatkan informasi ada ratusan ribu e-KTP palsu yang dikirim dari Kamboja kepada sesorang bernama Leo dan segera melakukan sidak ke Bandara Soekarno Hatta, tempat barang palsu tersebut berada.

Dua kali mendatangi Bea Cukai Soekarno-Hatta, anggota DPR Komisi II tak dapat melihat barang yang dimaksud. Gagal mendapati barang yang dicari, anggota DPR langsung mendatangi dan menemui Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi, di kantornya.

Dipimpin Agung Widyantoro, anggota Komisi II DPR tersebut menanyakan kebenaran e-KTP palsu yang dikirim dari Kamboja kepada seseorang bernama Leo dengan alamat Jl Taman Surya V Blok GG4 NO. 17, Kelurahan Pegadungan.

Dikonfirmasi oleh anggota DPR, Pambudi mengatakan Bea Cukai mendapati sebanyak 38 lembar e-KTP yang dikirim dari Kamboja dan dalam manifestnya tertulis ID Card.

"Kami sedang periksa 38 buah KTP dan 32 NPWP dari Kamboja. Alamat yang dituju benar kepada Leo," kata Heru menambahkan tanpa menyebut alamat yang dituju.

Temuan Bea Cukai sendiri menurut Pambudi telah melakukan koordinasi dengan kepolisian, Dukcapil Kemendagri dan Dirjen Pajak.

"Berita acara dan bukti laporkan sudah kami buat. Saat ini barang bukti masih di Bea Cukai Soekarno Hatta," kata Heru

sumber : rimanews
loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...