Jangan Ditutup-Tutupi ! Usut Tuntas Kasus E-KTP Palsu Asal Kamboja!

Loading...


garda cakrawalaPetugas Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang menyita 36 lembar kartu tanda penduduk elektronik (KTP) kiriman dari Kamboja. Ketua Komisi II DPR RI Lukman Edy meminta, polisi serius mengusut kasus temuan E-KTP palsu itu.
“Ini sudah tentang pemalsuan dokumen. Diduga kuat ini masif. Jadi harus serius diselesaikannya,” katanya dalam diskusi Polemik SindoTrijaya FM di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat Sabtu (11/2/2017).
Politikus PKB itu mengatakan, aparat penegak hukum dan pemerintah kurang cepat merespons kasus tersebut. Bahkan dalam menanggapi isu di media sosial yang menyebutkan terdapat 400 lembar E-KTP palsu yang ditemukan, bukan 36 lembar seperti laporan Bea Cukai.
“Yang soal begini jangan kami-kami ini dianggap mengada-ada. Harus dibuka dong secara jelas supaya transparan, informasi itu hoax atau bukan. Jangan malah ditutup-tutupi, ” tutupnya.
Terpisah, Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini berharap temuan KTP elektronik yang diduga palsu jelang pemungutan suara Pilgub DKI membuat aparat penegak hukum semakin waspada.
Loading...
Pasalnya konteks Pilkada, perlu antisipasi adanya kecurangan yang dapat terjadi ketika pemungutan suara dilakukan.
“Diantisipasi dengan menguatkan kewaspadaan penyelenggara pemilihan khususnya KPPS di TPS, pengawas TPS, para saksi pasangan calon, dan warga pemilih TPS untuk mencegah terjadinya manipulasi dan penyalahgunaan penggunaan kartu identitas saat memilih,” ujarnya kepada Okezone.





loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...