Kemenangan Ahok Berkat Kerja Keras PDIP dan 'Teror' Baju Kotak-kotak

Loading...



garda cakrawala -  Kerja keras Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dianggap kunci lolosnya pasangan petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) ke putaran dua, sebagaimana hasil real count KPUD Jakarta.

"Ahok memang yang kerja adalah kader PDIP untuk mendulang Suara. Kalau kader partai lain masih 'setengah', mereka masih berasumsi Ahok bakal kalah," kata pengamat politik dan angaran, Uchok Sky Khadafi kepada redaksi, Minggu (19/2).

Selain itu, penggunaan baju kotak-kotak pada hari pencoblosan yang dipakai para relawannya juga mempengaruhi pemilih agar memilih Ahok.

"Semua pendukung Ahok ketika hari pencoblosan harus pakai baju kotak-kotak untuk 'menteror' alias mempengaruhi pemilih agar memilih Ahok," kata dia.

Berbeda dengan pasangan Agus Yudhoyono-dan Sylviana Murni, dikatakan Uchok, kekalahan yang dialami pasangan yang diusung poros cikeas itu lantaran 3 dari 4 parpol pendukung tidak bekerja.

"Kader pendukung Agus seperti PKB, PAN, dan PPP pada nganggur tidak bekerja karena tidak dikasih 'amunisi'," kata Uchok.

Padahal, lanjutnya, ketika Agus turun ke bawah banyak yang simpati, tapi tidak ada yang melanjuti atau dialog lebih lanjut antara Agus atau timnya dengan rakyat.

Diketahui, berdasarkan hasil real count yang dipublikasi KPUD Jakarta, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni mendapat 936.609 suara (17,07), Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat sebanyak 2.357.637 suara (42,96), dan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno sebanyak 2.193.636 suara (39,97). 





loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...