Pernah Nantang Jakarta Ga Banjir, Eh Sekarang banjir, Ini Pembelaan Ahok



garda cakrawala - Ahok pernah menantang Tuhan, bahwa Jakarta tidak ada akan banjir meski diguyur hujan tiada hentinya. Tantangan ini dia ucapkan pada 2015 lalu. Seperti terekam dari berita yang disajikan Merdeka (baca: Buktikan DKI tahan banjir, Ahok ‘tantang’ diberi hujan lebat 2 jam).
Selain itu, pada berita lain dari Viva (baca: Ahok Tantang Hujan Lebat Guyur Jakarta), Ahok berkata, “Saya kira, banjir tidak akan lama. Kalau hujan tiga hari berturut-turut sekalipun, begitu berhenti, saya jamin surut,” ujar Ahok di Gedung DPRD DKI Jakarta, Sabtu 19 Desember 2015.
Bahkan yang terbaru, secara khusus ahok pernah menyebut bahwa SMA 8 yang selama ini banjir bila diguyur hujan, Ahok secara berani menyebut bahwa “Sekarang kan nggak ada cerita lagi SMA 8 banjir,” katanya.
Sumber (Ahok: Sekarang Enggak Ada Cerita SMA 8 Banjir)

Dan sekarang seperti kita ketahui bahwa SMA 8 tetaplah banjir seperti biasanya. Media nasional sudah banyak yang memberitakan kebanjiran ini meski sayangnya para buzzer tetap berusaha menutupi ini.
Mengutip dari Tempo, Wakil Kepala SMAN 8 Bidang Sarana dan Prasarana Teguh Prianto menjelaskan ruang kelas yang terendam air adalah kelas X (A sampai G), XI (A-F) dan XII IPA. Banjir setinggi 70 cm juga merendam ruang Sasana Krida, OSIS, Komite Sekolah, kantin dan piket. Masjid sekolah terendam sedalam 15 cm.
Kebohongan dan klaim demi menguasai Jakarta kah ini?

Ini Kata Ahok Soal Banjir di Jakarta

Tapi bukan Ahok namanya kalau bukan berbohong lalu memberi pembelaan. Pernah nantang Tuhan untuk memberi banjir, lalu sekarang banjir, beginilah pembelaan Ahok yang kami kutip dari Republika
Gubernur pejawat DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan ketinggian air di pintu air Manggarai sudah menurun. Sebab pintu air tersebut tiap menit terbuka.
“Yang banjir itu memang daerah-daerah yang kita belum selesai normalisasi, termasuk banyak perumahan-perumahan yang memang lokasi duduki ada sengketa tanah atau ada dudukin rumah-rumah bendeng sehingga nggak ada saluran,” ujar Ahok di Balai Kota, Kamis (16/2).
Selain itu Ahok menegaskan tetap akan menormalisasi sungai meskipun ada penolakan. Sebab jika tidak, Jakarta akan terus banjir. Ia berjanji akan menormalisasi semua sungai di Jakarta untuk ke depannya.
“Saya sudah bilang sama orang Jakarta, kalian tinggal di belakang sungai kamu hitung aja tanah kamu nih atau kalau kamu mau beli tanah, kamu beli tanah yang di belakang sungai, yang pas jalan inspeksi nanti pasti jadi mahal karena kami nggak mungkin stop, kami akan terus lakukan normalisasi (sungai)” katanya.
Menurut data dari Twitter resmi BPBD Jakarta @BPBDJakarta, tinggi muka air di pintu air Manggarai mencapai 825 cm pada 06.00 WIB. Tinggi muka air tersebut dikategorikan dalam Siaga III.

Subscribe to receive free email updates: