Saatnya Mega Serukan Kader Banteng Tak Pilih Ahok

Loading...


garda cakrawala Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri diminta untuk tidak lagi memberi imbauan atau nasihat kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. 

"Saatnya Mega memberikan peringatan keras kepada Ahok, bukan lagi memberi imbauan. Berikan hukuman politik pada Ahok, misalnya dengan memperingatkan kader PDIP di Jakarta untuk tidak memilih Ahok," ujar Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto Emik seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (2/2).

Sgy, demikian Sugiyanto disapa, mengingatkan Mega bahwa Ahok tidak berubah. Ahok tidak menggubris nasihat Mega agar menjaga mulut alias menahan diri dalam berkata-kata.

Dia mengatakan, kelakuan Ahok yang dengan angkuhnya menghardik Rais Amm PBNU Kiai Ma'ruf Amin dalam persidangan kasus penodaan agama menunjukkan Ahok tidak mengikuti nasihat Mega.

Saat sidang, Ahok antara lain memperingatkan Kiai Ma'ruf melawan Tuhan karena telah melawan dirinya. Ahok bahkan mengancam akan memproses hukum Kiai Ma'ruf karena dianggap memberi kesaksian palsu.

"Mega itu politikus tingkat tinggi. Bisa dibilang nomor wahid. Dia sudah tahu masalah yang akan terjadi. Mega minta Ahok jaga mulut karena Mega tahu persoalan Ahok ada di mulutnya," kata Sgy.

Karena sudah memperingatkan Ahok, Mega dan PDIP tak bisa dipersalahkan dengan kekusutan yang makin menjadi. Dia yakin akibat tidak mendengar nasihat Mega, bencana demi bencana akan menerjang Ahok. Bukan tidak mungkin di ajang Pilgub DKI 2017 Ahok tak terpilih.

"Nasihat Mega ke Ahok terbukti benar. Akibat ucapan Ahok, persoalan bangsa makin kusut saja," tukas Sgy.
sumber:rmol






loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...