SUBHANALLAH,,,Busana Syar’i Makin Populer Hingga Luar Negeri

Loading...

garda cakrawala - Kini busana muslim syar’i semakin populer di kalangan kaum muslimah yang memang ingin berpakaian sesuai syariat. Bahkan busana syar’i ini tak hanya digemari masyarakat biasa, tetapi juga di kalangan artis. Sebut saja nama Peggy Melati Sukma, Risty Tagor, Lyra Virna, dan Oky Setiana Dewi.
Bahkan Label busana syar’i Si.Se.Sa mengakui perkembangan pasar busana syar’i sedang berada di puncak pada 2016. Awal tahun ini, Indonesia Fashion Week 2017 kembali menggebrak pasar busana syar’i dengan menampilkan berbagai koleksi busana syar’i cantik dari para desainer lokal.
“Betul sekali memang tahun kemarin pasar syar’i luar biasa. Berkembang seiring waktu di tahun 2017 permintaan semakin besar,” kata salah satu desainer kakak beradik Si.Se.Sa, Siriz, Jumat (3/2).
Meningkatnya tren busana syar’i, kata Siriz, disebabkan semakin banyaknya masyarakat yang menyadari untuk tampil sesuai syariat. Dia mengklaim Si.Se.Sa sebagai pionir busana syar’i tetap konsisten menawarkan koleksi yang sesuai syariat.
“Pencerahan ilmu yang didapat teman-teman untuk mengenakan busana muslimah semakin besar. Semakin tahu busana sesuai syariat seperti apa. Kami konsisten tak menjual yang lain, hanya ada dress, tak ada celana. Khimarnya menutup dada dan bagian bokong,” kata Siriz.
Siriz menambahkan Si.Se.Sa ingin membuat wanita berbusana syar’i tak harus kaku dengan hanya warna gelap dengan cutting biasa. Sehingga ditawarkan warna yang berbeda dengan unsur warna pastel dan juga pernak-pernik Swarovski.
“Kami ingin wanita terlihat ramping di setiap acara. Dari pagi dan siang ke kantor lalu berkumpul dengan teman tetap dengan syar’i. Percantik dengan swarovski memberi kesan mewah tak sama dengan busana daily. Semakin banyak teman-teman yang ikut, semakin banyak pilihan busana syar’i dari desainer Indonesia,” tuturnya.
Desainer Si.Se.Sa lainnya, Senaz menambahkan pasar syar’i semakin berkembang luas tak hanya di dalam negeri tetapi juga banyak pesanan dari mancanegara. Para desainer berupaya untuk meraih pasar busana hijab di Timur Tengah. Perkembangan ekonomi digital lewat media sosial juga memudahkan distribusi dan pemasaran para desainer.
“Saya yakin ini makin berkembang luas. Permintaan luar negeri juga semakin banyak, kami kebanjiran terima pesanan online dari luar negeri. World wide lewat media sosial semakin besar seperti instagram makin berkembang. Ulasan media dan keputusan para artis untuk tampil syar’i juga membuat pasar syar’i berkembang pesat,” jelas Senaz.
sumber:jawapos



loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...