Beberapa Pesan KH Hasyim Muzadi Soal ‘Ahok’ yang Harus Tetap Diperjuangkan Umat Islam


garda cakrawalaMasih dalam kenangan, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden, KH Hasyim Muzadi, turut berkomentar soal kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Kiai Hasyim sempat menegaskan, ada usaha penggiringan opini bahwa Ahok tidak menistakan agama. “Saat ini upaya untuk menciptakan opini bahwa Ahok tidak menistakan agama tampak akan berlanjut,” ujarnya Kiai Hasyim di Depok, seperti dikutip hidayatullah (09/11/2016).
Hasyim Muzadi juga mengatakan, di kalangan umat Islam seluruh dunia ada tiga hal yang tidak boleh disinggung atau direndahkan. Yakni, Allah Subhanahu Wata’ala, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, dan kitab suci al-Qur’an.
“Apabila salah satu, apalagi ketiganya, disinggung dan direndahkan pasti mendapat reaksi spontan dari umat Islam tanpa disuruh siapapun,” tegas Kiai Hasyim.
Soal reaksi umat Islam, Kiai Hasyim pun mengatakan, fenomena “Aksi Bela Islam II” itu, tentu secara lahiriah dipimpin oleh tokoh-tokoh yang merasa terpanggil untuk membela kesucian Al Qur’an. “Namun, jumlah yang hadir (diperkiraan jutaan. Red) membuktikan adanya kekuatan (energi spritiual) yang dahsyat dari pengaruh al-Qur’an tersebut,” tegas Kiai Hasyim.
Di mata pengacara senior Mahendradatta, pesan almarhum KH Hasyim Muzadi itu harus tetap diperjuangkan bangsa Indonesia. “Pesan yang harus tetap diperjuangkan Bangsa|KH Hasyim Muzadi: Ada Upaya Penggiringan Opini Ahok tak Menistakan Al-Qur’an,” tulis Mahendradatta di akun Twitter @mahendradatta.
Pembina Tim Pembela Muslim ini juga menulis: “Dengan cara dan kesantunannya KH Hasyim Muzadi selalu Istiqomah bela Negri tercinta ini. Termasuk sepakat dengan Fatwa MUI tentang Ahok. Selamat Jalan Kyai.”gmr



Subscribe to receive free email updates: