Diniali Tak Profesional Lagi, Faisal Basri Mendesak Presiden Agar Copot Jaksa Agung


garda cakrawalaDosen Universitas Indonesia (UI), Faisal Basri mendesak kepada Presiden Jokowi mencopot Jaksa Agung HM Prasetyo lantaran kinerjnya tidak profesional saat menangani perkara.
Dia mencermati banyaknya kasus yang bermotif kriminalisasi, diantaranya terkait kasus inovasi mobil listrik yang menjebloskan Peneliti dari UTS, Dasep Ahmadi ke balik jeruji besi.
“Jika saya jadi Jokowi, saya akan pecat jaksa agung karena baunya sudah nyengat kemana-mana. Jaksa agung saya akan pilih yang profesional yang bukan dari partai politik,” katanya saat diskusi di Kawasan Matraman Jakarta, Jumat (10/3).
Berhubung kasus ini juga menyeret Dahlan Iskan yang saat itu menjabat sebagai Menteri BUMN, dia menduga perkara ini tidak seutuhnya urusan hukum, namun menyangkut rivalitas usaha.
Sedangkan Dasep yang merupakan seorang dosen, hanya menjadi korban. Namun prihatinnya kata Faisal, hal ini menjadi preseden buruk dikalangan ilmuan yang seharusnya mendapat dukungan dari pemerintah, tetapi malah dikriminalisasi. Begitupun untuk generasi muda akan tidak tertarik terjun ke dunia ilmuan, khususnya teknologi inovasi.
“Karena jaksa Agung punya bos namanya Surya Paloh (Partai Nasdem), dia ini punya industri media, dan Dahlan Iskan juga punya industri media, barang kali ada bau-bau persaingan. Jadi Jokowi jauhilah kondis-kondisi seperti itu,” tandasnya.
Pewarta : Dadangsah Dapunta
sumber : aktual



Subscribe to receive free email updates: