Geruduk Gedung KPK, Mahasiswa: KPK Sudah Dibeli Ahok Apa Cukong?

Loading...


garda cakrawala - Massa gabungan dari Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin siang (6/3).

Mereka menagih janji lembaga anti rasuah dalam menangani kasus yang menjerat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"KPK tidak berani dan ada upaya agar kasus Ahok ditutup. Ada apa dengan KPK? Apakah aparat penegak hukum di negeri ini telah dibeli oleh Ahok atau cukong?" tulis pernyataan sikap yang disebar atas nama Ginanda Siregar dari HIMMAH dan Ginanda Siregar dan Rico Syahputra dari KAMMI.

Dikatakan, KPK jangan menutup kasus korupsi Ahok dalam pembelian lahan RS Sumber Waras. Dengan adanya bukti baru, seharusnya KPK memproses kembali dan menetapkan Ahok sebagai tersangka.

Selain itu, mereka meminta KPK segera memproses dan menangkap Ahok dalam kasus reklamasi teluk Jakarta. Terkait hal ini, Dirut Agung Sedayu Group Richard Halim Kusuma saat memberikan kesaksian di bawah sumpah di Pengadilan Tipikor, mengakui ada pemberian 1.6 triliun kepada Pemda DKI. Dana ini sebagai dana off budget Ahok yang tidak dimasukan dalam kas daerah/APBD.

"KPK adalah lembaga yang dibentuk untuk menuntaskan kasus korupsi tanpa pandangan bulu, walaupun seorang petinggi negara. KPK jangan jadi alat penguasa yang memproses setiap pejabat yang menjadi lawan politik. Segera proses dan tangkap Ahok," demikian tertulis dalam pernyataan bersama itu.

Sumber : rmol




loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...