Kepala Satpol PP Imbau Warga Tak Pasang Spanduk Berbau SARA




garda cakrawala - Jelang Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, Kepala Satpol PP DKI, Jupan Royter mengimbau masyarakat tak memasang spanduk berbau SARA. Hal tersebut demi terjaganya persatuan dalam berbangsa dan bernegara.

"Mau di rumah pribadi, di tanah wakaf (memasang spanduk berbau SARA) tidak boleh," kata Jupan saat dihubungi wartawan, Minggu (5/3).

Agar tetap aman, pihaknya bakal menertibkan segala hal yang mengacu kepada perbuatan provokasi.

"Pemasangan atribut yang disengaja untuk memprovokasi masyarakat itu tidak dapat dibenarkan, walaupun hal itu berada di tempat ibadah atau milik pribadi warga," kata dia.

Tindakan-tindakan tersebut, lanjutnya, jelas telah meresahkan situasi di masyarakat. Pemasangan spanduk berbau SARA merupakan pemikiran yang salah.

"Coba di rumah kamu sendiri nyalakan suara speaker kencang. Tetangga bisa komplain. Kita kan bertetangga," kata dia.

Diketahui sebuah spanduk berbau SARA ditemukan di kuburan wakaf, kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Spanduk tersebut bertuliskan, "Pemakaman ini gak nerima bangke orang munafik/pendukung dan pembela penista agama". Kini spanduk tersebut telah dicopot. [ipk]





Subscribe to receive free email updates: