Kontras: Makin Jelas Jokowi Takut Hadapi Ganjar Pranowo


garda cakrawala - Presiden Joko Widodo ternyata takut memerintahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mencabut SK izin operasi PT Semen Indonesia di Kendeng, Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar kepada wartawan di kantor LBH, Jakarta Pusat, Selasa (21/3)

Ketakutan itu terlihat sejak perjuangan warga Kendeng selama delapan hari di Jakarta dengan melakukan aksi menyemen kaki di depan Istana Negara hingga akhirnya bertemu dengan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki kemarin, Presiden Jokowi tetap bungkam.

Ditambah lagi kata Haris, masyarakat telah bolak-balik mendatangi Gubernur Ganjar di Kantornya, namun Gubernur dari PDI-Perjuangan juga tak pernah sekalipun mau menemui warganya. Warga pun kemudian terus berjuang hingga mengadukan hal ini kepada Presiden Jokowi karena izin operasi semen menurut Mahkamah Agung harus menunggu kajian lingkungan hidup.

"Di tengah proses menunggu kajian, ternyata banyak orang di sekitar Presiden tidak tertib, seperti Ganjar Pranowo yang justru mengeluarkan izin baru. Tapi tak kunjung ditegur Presiden. Ini kan makin jelas artinya Presiden Jokowi takut dengan Ganjar," kata Haris 

Padahal lanjut Haris, Presiden juga sudah mengatakan untuk menunggu kajian terlebih dahulu. PT Semen Indonesia pun mentaati dan menunggu sesuai arahan Presiden. Perwakilan Semen Indonesia telah menyetujui menghentikan operasi sementara.

Di tengah proses ini, polisi malah kemudian mempidanakan warga Kendeng. Sementara saat warga Kendeng melaporkan pihak perusahaan yang melakukan kebohongan publik di pengadilan, polisi tidak berani mengusut.

"Polres dan Polda Jawa Tengah telah berkonspirasi untuk mendukung operasi semen di Kendeng. Hal itu pun sudah sampai ke telinga Teten Masduki yang telah menjanjikan akan memfollow up ke Mabes Polri. Tapi lagi-lagi Jokowi takut dan cuma diam,"demikian Haris.[rmol]




Subscribe to receive free email updates: