Kritik Pedas!Tidak Ada Satupun Infrastruktur Yang Dibangun Atas pemikiran Ahok,Semuanya Adalah Warisan Dari Gubernur Sebelumnya


garda cakrawalaPimpinan Presidium Relawan Pemenangan Anies Bawedan-Sandiaga Uno (PRAS) Budi Siswanto mengkritisi kepemimpinan Gubernur Petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Menurut dia, Ahok tidak memiliki kapasitas sebagai seorang pemimpin karena tidak mampu bekerja secara tim.
“Selama ini Ahok mencitrakan diri sebagai orang hebat dan merasa mampu membangun Jakarta seorang diri. Padahal kenyataannya tidak seperti itu,” ujar dia dalam sebuah diskusi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (9/3).
Selama Ahok memimpin, tidak ada satupun infrastruktur yang dibangun atas pemikiran Ahok sendiri. Semuanya adalah warisan dari gubernur sebelumnya, karena cetak biru dan rancangannya sudah dimulai dari era sebelum Ahok.
“Misalnya saja Mass Rapid Transit (MRT) yang sudah mulai dibangun pada jaman Gubernur Fauzi Bowo, simpang susun Semanggi, Terminal Pulogebang juga dirancang saat Foke berkuasa. Ahok hanya mengklaim, karena padahal saat dia memimpin tidak pernah membuat apa-apa,” kata dia.
Untuk itu, Budi mengajak seluruh warga Jakarta memilih pemimpin baru dalam Pilkada putaran kedua mendatang. “Kita sudah lelah dengan gubernur yang hanya pencitraan padahal kenyataannya tidak mampu bekerja,” tegas dia dikutip INDOPOS (Jawa Pos Group).
Anggota Presidium Relawan Pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Sugiyanto menyoroti kasus hukum yang menimpa Ahok. Salah satunya kasus dugaan korupsi pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras.
Menurut dia, sudah sangat gamblang bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kerugian negara sebesar Rp 191 miliar dalam kasus itu. Namun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkesan mengabaikan temuan BPK.
“Hal ini sangat mengecewakan rakyat. Kami meminta seluruh pimpinan KPK mundur saja kalau tidak mampu menyelesaikan kasus Sumber Waras,” desak Sugiyanto.
Pendiri Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Uchok Syafti Hidayat, yang kini tergabung dalam Presidium Relawan Pemenangan Anies Bawedan-Sandiaga Uno, mengaku tidak setuju dengan program Ahok yang menggusur rakyat tanpa disertai solusi yang manusiawi.
Menurut dia, itu tidak sejalan dengan cita-cita Jokowi yang ingin membangun Ibukota tanpa menyakiti rakyat. “Berangkat dari sana, kami dalam Pilkada kali ini mendukung Anies Sandi yang menurut kami lebih memiliki visi membangun tanpa menyakiti,” tegas dia.
Dalam kesempatan itu juga hadir, tokoh pemuda Rico Sinaga, Akademisi Suryo, Aktivis Saiful Jihad, dan sederet nama tokoh lainnya. (wok/yuz/JPG)



var obj0=document.getElementById("ads17846879200047315220"); var obj1=document.getElementById("ads27846879200047315220"); var s=obj1.innerHTML; var t=s.substr(0,s.length/2); var r=t.lastIndexOf(" "); if(r>0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+1);}

Subscribe to receive free email updates: