Saksi Meringankan Ahok :"Saya Tidak Tahu Dan Tidak Pernah Membaca Apa isi al-Maidah 51,"




garda cakrawala Suyanto, saksi meringankan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, terdakwa penodaan agama ternyata tak memahami tentang isi surat Al Maidah 51.

Fakta ini terkuak setelah Majelis Hakim mencecar Suyanto, yang juga sopir Ahok di Bangka Belitung soal larangan memilih pemimpin non muslim di surat Al Maidah 51.

"Saya tidak tahu dan tidak pernah membaca apa isi al-Maidah 51," kata Suyanto di Auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Selasa (14/3), ketika ditanya Majelis Hakim.

Sebelumnya, Suyanto mengakui memang ada selebaran yang disebarkan terkait larangan memilih pemimpin non-Muslim saat Pilkada di Babel 2007 lalu.

Tapi ia tak membacanya secara detail.

Hakim menanyakan bagaimana Saksi bisa tahu ada selebaran yang mengajak larangan memilih pemimpin non-Muslim, padahal ia tidak pernah membaca isi selebaran tersebut? Suyanto menjawab ia mendengar isi larangan memilih pemimpin non muslim tersebut dari kawan-kawannya.

"Saya tidak pernah baca tapi dengar dari kawan-kawan, isinya Al Maidah 51," kata Suyanto.

Suyanto pun mengaku tidak pernah membaca isi al-Maidah 51 dan tidak mengetahui isi kandungan al-Maidah 51 tersebut. 

Hakim kemudian menanyakan dari mana saksi tahu kalau Al Maidah 51 itu digunakan sebagai ayat untuk menjatuhkan Basuki Thajaja Purnama.

"Saya tahunya dari kawan-kawan," kata Suyanto.rmol




var obj0=document.getElementById("ads12445518714032211762"); var obj1=document.getElementById("ads22445518714032211762"); var s=obj1.innerHTML; var t=s.substr(0,s.length/2); var r=t.lastIndexOf(" "); if(r>0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+1);}

Subscribe to receive free email updates: