Terima konsekuensi,Ketua Fraksi PPP Pasrah Dipecat Djan Faridz:Saya Cuma Membawa Aspirasi Umat Yang Memilih Anies-Sandi

Loading...


garda caakrawala Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD DKI Jakarta, Maman Firmansyah mengaku pasrah menyusul pemecatan dirinya sebagai anggota dewan dan kader partai berlambang Kabah tersebut.

"Pemecatan ini konsekuensi pilihan politik saya. Saya cuma membawa aspirasi umat yang memilih Anies-Sandi," kata Maman saat dihubungi, Jumat (17/3).

Maman masih menunggu perkembangan terkait statusnya sebagai anggota DPRD DKI. Meski demikian Maman mengaku tetap melakukan aktifitas seperti biasa, seperti mengikuti rapat komisi, fraksi maupun kunjungan kerja.

Sebelumnya, Ketua Umum PPP, Romahurmuziy memastikan Abraham Lunggana atau yang akrab disapa Haji Lulung dan sembilan anggota Fraksi PPP DPRD DKI lainnya masih pada posisinya sebagai anggota dewan.

Bahkan, menurutnya secara yuridis, Lulung juga masih terdaftar sebagai kader PPP. Hal itu diungkapkannya menyusul pemecatan Lulung oleh Djan Faridz Senin (13/3) kemarin.

Politisi yang akrab disapa Romi itu menegaskan, kepengurusannya lah yang memiliki legalitas hukum. Oleh karena itu, Djan Faridz tak memiliki kewenangan secara hukum memecat kader dari partai.

"Lucu saja. Djan enggak punya legalitas, kok mecat. Seribu kali pecat juga enggak ngaruh, kok," tuturnya.

Adapun alasan Djan memecat Lulung dan sembilan anggota PPP lainnya itu terkait sikap dan pernyataan dukungan terhadap pasangan calon Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilgub DKI Jakarta putaran kedua.

Sikap Lulung dinilai bertentangan dengan keputusan DPP PPP yang mendukung pasangan calon nomor pemilihan 2, yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat.rmol




loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...