Dulu Jokowi Mengidentikkan Dirinya Pemimpin yang Siap Dikritik, Namun Kini Justru Menangkap Pihak yang Kritis dengan Tuduhan Makar

Loading...

Selama ini kata Mashuri, Jokowi selalu mengindentikkan dirinya sebagai pemimpin dekat rakyat dan siap dikritik.  Alih-alih tahan terhadap kritik, pemerintah justru menangkap pihak yang kritis dengan tuduhan makar.
garda cakrawalaKomandan Nasional Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam), Mashuri Mashuda menilai, pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) mulai menunjukkan gejala fobia terhadap kritik.
Penangkapan sejumlah aktivis dengan tuduhan makar adalah salah satu indikasinya. "Penangkapan aktivis menandakan bahwa pemerintah fobia terhadap kritik. Rezim Jokowi takut hadapi kritik dari masyarakat," ucap Mashuri kepada SINDOnews, Rabu (5/4/2017).

Mashuri menilai, sikap pemerintah yang kini menunjukkan indikasi alergi terhadap kritik dari masyarakat sangat bertentangan dengan pencitraan yang dilakukan Presiden Jokowi.

Selama ini kata Mashuri, Jokowi selalu mengindentikkan dirinya sebagai pemimpin dekat rakyat dan siap dikritik.  Alih-alih tahan terhadap kritik, pemerintah justru menangkap pihak yang kritis dengan tuduhan makar.

"Dulu dia (Jokowi) indentikkan diri sebagai pemerintah yang dekat dengan rakyat. Nantang untuk didemo. Sekarang kok alergi kritik," ketus Mashuri. (sindonews)





loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...