Jangan Lewatkan Insyaa Allah,19 April Jutaan Umat Islam Bergerak Menuju Jakarta

Loading...

Gerakan konsolidasi guna berikhtiar atas kecurangan Pilgub DKI terus bergulir. Ratusan ormas dan elemen Islam serta jutaan umat akan memasuki Jakarta sejak tanggal 17 April.
garda cakrawalaSemalam (Senin, 10/4) secara mendadak sejumlah tokoh nasional menggelar rapat tertutup dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya, Jalan Kertanegara Nomor 4, Jakarta Selatan.

Hadir di antaranya Amien Rais, Kwik Kian Gie, mantan Panglima TNI Djoko Santoso, Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan, mantan komisioner KPU Chusnul Mar'iyah, budayawan Betawi Ridwan Saidi, dan sebagainya.

Pertemuan tersebut membicarakan perkembangan politik nasional jelang Pilgub DKI Jakarta 19 April yang makin memanas.

"Kalau sampai Ahok menang karena curang saya kira akan ada gerakan-gerakan rekonstruksi. Gerakan-gerakan koreksi," tegas Amien Rais kepada wartawan.

Di tempat terpisah, tokoh sentral GNPF-MUI Habib Rizieq Syihab (HRS) menyerukan umat bersatu dalam gerakan Tamasya Al Maidah 51 yang akan terpusat di Jakarta.

"Umat Islam dan seluruh elemen bangsa harus kompak dan bersatu dalam semangat solidaritas gerakan Al Maidah 51. Gerakan umat sudah terbukti superdamai dan tertib hukum," ujar Habib Rizieq.

Menurutnya, Pilgub DKI akan melahirkan pemimpin baru yang amanah, jujur dan santun.

"Tidak ada kata kalah, semua survei dan fakta lapangan 80 persen rakyat menolak terdakwa penista agama," ujarnya.

Gerakan konsolidasi guna berikhtiar atas kecurangan Pilgub DKI terus bergulir. Ratusan ormas dan elemen Islam serta jutaan umat akan memasuki Jakarta sejak tanggal 17 April.

Ketua Progres 98, Faizal Assegaf menegaskan, ini merupakan momentum bersejarah dan konsolidasi gerakan Al Maidah 51 yang terbesar serta berlangsung dalam semangat persatuan nasional.

Gerakan Al Maidah 51 merupakan bagian dari Aksi Bela Islam yang sudah terbukti superdamai.

"Pihak Istana dan aparat keamanan tidak dapat mencegah. Rakyat memiliki hak berserikat dan berkumpul untuk menyalurkan aspirasi mereka secara terbuka dan damai," tukas mantan aktivis 98 ini. (rmol)





loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...