Kemenangan Anies-Sandi Bukti Rakyat tak Mau Lagi Dianggap Bodoh


garda cakrawalaHari pemungutan suara putaran dua Pilgub DKI 2017 telah selesai digelar. Pasangan Anies-Sandi menjadi pemenang sebagaimana hasil hitung cepat yang dirilis sejumlah lembaga survei.

Menanggapi kemenangan Anies-Sandi tersebut, politisi muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyebut bahwa ada tiga fenomena sekaligus hikmah yang bisa dipetik. 

"Pertama, bahwa rakyat Jakarta sudah tidak mau lagi dianggap rendah, bodoh, dan murahan sehingga dengan mudahnya terbeli harga diri dan martabatnya hanya dengan sejumlah uang apalagi sembako," ujar Doli dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu (19/4).

Kedua, lanjutnya, rakyat Indonesia sudah bisa independen dan tidak lagi takut oleh para pemimpinnya yang sewenang-wenang. 

Meski di bawah ancaman teror, kriminalisasi, dan sweeping aparat kepolisian, namun mereka tetap hadir dan menentukan pilihan sesuai keyakinan akan perubahan di ibukota. 

"Walaupun presiden dan pemerintahannya menunjukkan secara vulgar dukungannya kepada salah satu calon, namun mereka mampu rasional dan objektif memilih mana yang baik buat mereka," sambung mantan ketua umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) itu.

Ketiga, adanya kenyataan jika segala bentuk kecurangan bisa diidentifikasi sejak awal dan disosialisasikan secara massif, maka kecurangan itupun akan menemui jalan buntu. 

Tugas Bawaslu yang dianggap berpihak dan mandul, akhirnya diambil alih langsung oleh rakyat dengan menegur langsung, memotret, dan memviralkan praktik-praktik kecurangan itu. 

"Rakyat pula yang kemudian mendatangi gudang-gudang sembako, menyegel, menongkrongi, dan menghalangi terjadinya pembagian. Jadi semua itu merupakan pengalaman yang menarik dalam perkembangan demokrasi kita," pungkasnya. [rmol]






Subscribe to receive free email updates: