Lagi,Tim Ahok-Djarot Bagi-Bagi Sembako di Pulau Pari dan Tidung

Loading...

garda cakrawala - Relawan Anies-Sandi kembali menemukan praktik bagi-bagi sembako. Kali ini yang menjadi sasaran adalah masyarakat di Pulau Pari dan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.

Demikian disampaikan Tim Pemenangan Anies-Sandi Kepulauan Seribu, Ramdani ‎saat berbincang dengan wartawan, di Posko Pemenangan Anies-Sandi, Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (9/4/2017) malam.

Dijelaskan Ramdani, berdasarkan laporan dan pengaduan dari Tim Relawan Anies-Sandi di Kepulauan Seribu, pembagian sembako berkedok bantuan sosial itu sejatinya sudah terjadi sejak Minggu (2/4/2017) pekan lalu.

"Kalau kemarin itu di Pulau Pari. Nah, hari ini ada lagi. Sekarang (mereka) bagi-bagi sembakonya di Pulau Tidung, saya barusan mendapat laporan dari Relawan," jelas Ramdani sambil menunjukkan beberapa bukti gambar yang dikirim Relawan Anies-Sandi di Kepulauan Seribu.

"Isinya ada macam-macam; beras, minyak, gula, tepung, susu, milo hingga rempa-rempa," beber dia.

Ramdani menyebut, sama seperti pembagian sembako di Pulau Pari, sekelompok orang yang melakukan politik bagi-bagi sembako di Pulau Tidung juga mengenakan kemeja kotak-kotak khas pendukung petahana Ahok-Djarot.

Dengan demikian, menurut Ramdani, praktik tersebut kembali mengulang seperti pada saat putaran pertama lalu, dimana warga Kepulauan Seribu juga diserbu sembako.

"Kami sangat menyayangkan praktik nakal seperti itu masih saja dilakukan. Sangat tidak patut, karena sama saja memperlakukan warga dengan politik transaksional," katanya.

Akan tetapi, Ketua DPC Gerindra Kepulauan Seribu ini memastikan, bahwa pihaknya akan bekerja lebih keras lagi untuk menjaga kantong-kantong suara Anies-Sandi dan tidak akan pernah melakukan aksi serupa.‎

"Walau diguyur sembako, Insyaallah di Kepulauan Seribu Anies-Sandi akan menang telak. Asal pendukung dan relawan terus mengawal," ungkapnya.

Dia yakin, masyarakat Kepulauan Seribu tidak akan mudah terpengaruh dengan cara-cara politik uang seperti itu.

"Masyarakat Kepualauan Seribu ini sudah cerdas. Mereka tidak bisa lagi dikibuli dengan sebungkus sembako. Makanya sekarang itu slogan 'Ambil Sembakonya, Jangan Pilih Orangnya' sudah rame di masyarakat," terang Ramdani.

Ramdani juga mengaku, saat ini dirinya sedang menunggu kiriman beberapa bukti sembako yang berhasil diamankan untuk dilaporkan ke Bawaslu DKI.

Pasalnya, kata Kordinator Sekretariat Timses Anies-Sandi ini, aksi bagi-bagi sembako selama masa kampanye bisa dikategorikan sebagai bentuk lain dari politik uang.

Untuk diketahui, pada Pilgub DKI putaran pertama lalu warga Kepulauan Seribu juga diserbu pemberian bantuan sosial yang dikoordinir parpol pengusung salah satu paslon yang sama. Selain dapat sembako, warga juga diiming-imingi dengan pencairan Kartu Jakarta Pintar (KJP). [opinibangsa.id / tsc]




loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...