Pandainya Djan Faridz Putar Balikan Fakta

Loading...

garda cakrawala - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilgub DKI putaran kedua. Ternyata langkah itu membuat mantan Ketua PWNU DKI Djan Faridz meradang.

Djan Faridz meminta Rais Syuriah PWNU DKI Mahfudz Asirun tidak memanfaatkan NU untuk kepentingan politik pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Jangan gunakan NU untuk kepentingan politik dan dukung-mendukung," kata Djan di Jakarta, Sabtu (15/4/2017).

Djan mengingatkan mendiang tokoh besar NU KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pernah menyatakan mengembalikan NU sebagai organisasi keagamaan dan bukan bagian dari partai politik.

Ketua umum PPP hasil muktamar Jakarta itu menegaskan, Asirun tidak memiliki hak dan wewenang mewakili PWNU DKI Jakarta mendukung salah satu pasangan calon.
"Beliau sifatnya menasehati kepada internal organisasi mendampingi ketua tanfiziah mengenai keagamaan," tutur Djan.

Bahkan menurut Djan, Ketua PWNU DKI Saefullah tidak pernah mengimbau warga NU mendukung salah satu pasangan calon pada Pilkada DKI Jakarta.

Menteri Perumahan Rakyat era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu menyarankan Asirun mengundurkan diri dari pengurus PWNU DKI Jakarta untuk bergabung dengan salah satu partai politik. [tsc]





loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...