Penundaan Sidang Ahok Bikin Semut Ketawa


garda cakrawala - Sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditunda sampai setelah hari-H Pilkada Jakarta.

Penyebabnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum rampung mengetik surat tuntutan. Di mata Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, ada kejanggalan dalam penundaan pembacaan tuntutan terhadap Ahok hari ini.

Penundaan tersebut seiring sejalan dengan permintaan dari Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan, kepada Kepala Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

"Ini sudah jelas ya ada surat permintaan dari Polda, lalu disetujui oleh Jaksa Agung yang minta sidang ini ditunda. Lalu kemduian muncul jaksa tidak siap sidang. Sudah jelaslah," tegas Fahri saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/4).

Fahri menilai alasan dari Jaksa merupakan alasan yang mengada-ada. Bukan hanya tidak rasional, tetapi juga jelas ada konspirasi antara para penegak hukum.

"Jaksa disuruh action. Pengacaranya dibikin sandiwara seolah dirugikan. Ini omong kosong, ini bikin ketawa semut," ketusnya.

Fahri menuntut penegak hukum bertugas dengan jujur dan tidak mau terpengaruh oleh kekuatan manapun.

"Tuhan telah membuka aib hukum kita ini. Sadarlah kita bahwa sandiwara ini harus dihentikan. Karena kejahatan sandiwara hukum tidak saja menimpa orang jahat tapi juga orang baik. Ini memuakkan. Sandiwara ini tidak hanya dikutuk oleh semua orang, tapi juga Tuhan dan seluruh sekalian alam," pungkasnya. [opinibangsa.id / rmol]
var obj0=document.getElementById("ads1280444259778737341"); var obj1=document.getElementById("ads2280444259778737341"); var s=obj1.innerHTML; var t=s.substr(0,s.length/2); var r=t.lastIndexOf(" "); if(r>0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+1);}

Subscribe to receive free email updates: