Selamat Datang Gubernur Santun, Selamat Tinggal Gubernur Arogan


garda cakrawalaJelang pencoblosan Pilgub DKI Jakarta putaran kedua, berdasarkan hasil survei yang diselenggarakan oleh lembaga Campaignesia Network (CN), elektabilitas Anies-Sandi melejit hingga 58,1 persen. Hal ini berbanding terbalik dengan elektabilitas Basuki-Djarot sebesar 39,2 persen.

Menilik hasil survei CN serta delapan lembaga survei lain yang mengunggulkan Anies-Sandi, membuat sejumlah pihak merasa yakin untuk mengucapkan selamat datang kepada gubernur baru untuk Jakarta.

"Selamat datang gubernur santun dan rendah hati, dan selamat tinggal gubernur arogan," kata Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar), Sugiyanto melalui pesan elektroniknya, Selasa malam (18/4).

Melejitnya elektabilitas Anies-Sandi menjelang hari H pencobolosan suara tidak lepas dukungan semua pihak dan masyarakat Jakarta yang bersatu dengan ikhlas untuk  memenangkan Anies-Sandi.

"Ya kita lihat dan saksikan bersama semua rakyat bersatu untuk memenagkan Anies-Sandi. Tidah hanya di Jakarta, tapi seantero nusantara. Baru kali ini sepanjang sejarah warga Jakarta bersatu dan bahu membahu serta bekerja dengan ikhlas untuk memenagkan calon gubernurnya. Ini adalah mujizat yang luar biasa. Hasil survei terakhir  yang menggambarkan melejitnya elektabilitas Anies-Sandi adalah buktinya," ujar Sugiyanto.

Sugiyanto mengatakan, hasil survei terakhir ini, semakin memperkuat survei-survei sebelumnya yang sudah dirilis berbagai lembaga survei ternama.

Sehingga tidak berlebihan jika dirinya mengucapkan selamat datang kepada gubernur baru Jakarta.

"Semua lembaga survei kredibel dan terpercaya telah merilis hasil survei mereka yang menyebutkan keunggulan Anies-Sandi. Jadi sudah sepatutnya malam ini kita sambut gubernur baru," cetus  Sugiyanto.
Kendati begitu, Sugiyanto tetap mengingatkan agar seluruh tim, relawan dan simpatisan serta masyarakat pendukung Anies-Sandi untuk tetap waspada selama 24 jam penuh.

Mereka harus mengawasi sepanjang malam, jangan sampai ada upaya kecurangan oleh pihak-pihak tertentu yang ingin menggagalkan kemenangan Anies-Sandi.

"Mari pelototi bersama jangan beri ruang untuk mereka berbuat curang di penghujung hari menuju pencoblosan ini," tegas Sugiyanto.

Diketahui, kesimpulan hasil survei yang diselenggarakan oleh lembaga Campaignesia Network (CN) yang baru saja dirilis, menyebut jika pemilihan dilakukan hari ini, maka Anies-Sandi akan memenangkan Pilkada DKI Jakarta dengan elektabilitas sebesar 58,1 persen, disusul Ahok-Djarot berada pada posisi 39,2 persen. Sedangkan yang belum menentukan pilihan ada 2,7 persen.

Survei Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dilakukannya pada periode 9-15 April 2017 dengan responden sebanyak 525, dengan teknik multistage random sampling. [rmol]





var obj0=document.getElementById("ads11572864513472990545"); var obj1=document.getElementById("ads21572864513472990545"); var s=obj1.innerHTML; var t=s.substr(0,s.length/2); var r=t.lastIndexOf(" "); if(r>0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+1);}

Subscribe to receive free email updates: