FPI Minta Polisi Adil Tak Pilih Kasih Bubarkan Paksa Ahokers yang Ricuh di Depan Rutan Cipinang


garda cakrawalaFront Pembela Islam (FPI) meminta polisi untuk membubarkan paksa dan menindak tegas para pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang tetap nekat melakukan aksi unjuk rasa di depan Lapas Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (9/5/2017).
Menurut Ketua Lembaga Dakwah FPI, Habib Novel Barmukmin, polisi harus tegas seperti halnya saat membubarkan aksi 411 yang berlangsung November 2016 lalu.
“Polisi jangan pilih kasih. Kami umat Islam gak terpancing. Polisi tegas seperti 411 bahkan sampai ada korban nyawa,” kata Novel kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Selasa (9/5/2017).
Novel melanjutkan, aksi unjuk rasa yang berlangsung ini adalah demo liar dan tak ada izin. “‎Unjuk rasa ini demo ilegal, melanggar ketetapan. Karena kalau sampai jam 18.00 harus dibubarkan. Itu mengganggu masyarakat,” tutur dia.
Menurut Novel, aksi itu sudah merugikan masyarakat banyak sehingga para Ahokers ini harus ditindak tegas.
Massa pendukung terpidana kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berorasi di depan Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (9/5/2017). Massa menutup Jalan Bekasi Raya tepat di depan Rutan Cipinang.
Mereka yang sebagian besar berbaju kotak-kotak ini berteriak ingin bertemu dengan Ahok yang telah divonis dua tahun penjara.
“Kami meminta kepada Kalapas Cipinang agar Pak Ahok bisa berorasi di sini, kalau tidak kita akan tutup jalan,” ujar massa pro Ahok menyerukan bersama.





Subscribe to receive free email updates: