Tarif Naik, Listrik Malah Sering Padam

Loading...

garda cakrawala – Layanan PT PLN Persero menuai protes. Sebab dalam dua bulan terakhir, listrik sering padam. Bahkan dalam satu minggu bisa mencapai dua kali pemadaman. Itu pun masa pemadaman cukup lama, dari pagi hingga sore hari. Termasuk Selasa (16/5), juga terjadi pemadaman dari pagi sampai sore.

Muchsin, salah seorang pelanggan PLN di Jalan Teja, Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Kota Pamekasan wadul ke komisi I DPRD kemarin. Kedatangannya ke kantor dewan untuk meminta bantuan kepada wakil rakyat agar memanggil pihak PLN. Sebab berkali-kali dia protes tidak ada tanggapan dari manajemen PLN.

Diungkapkan, selama delapan hari terakhir, terjadi tiga kali pemadaman listrik. Yakni pada Rabu (10/5), Sabtu (13/5), dan kemarin. ”Saya protes, terus pihak PLN mengaku sudah mengumumkan di salah satu radio. Terus kalau pelanggan tidak punya radio bagaimana,” ujarnya.
Yang paling disesalkannya, tarif listrik saat ini naik dua kali lipat. Sementara pada saat yang sama, aliran listrik sering padam. Akibatnya, peralatan elektronik di rumah banyak yang rusak. Sebab aliran listrik tiba-tiba padam.

”PLN itu hanya mencekik ke bawah. Giliran pelanggan yang nunggak bayar, langsung kena denda. Ini kalau mereka sendiri yang merugikan warga, malah seolah-olah tidak bersalah,” tegasnya. ”Saya minta komisi I DPRD bisa memanggil manajer PLN untuk mempertanggungjawabkannya kepada publik,” tambahnya.

Menanggapi itu, Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail mengaku siap menindaklanjuti keluhan warga. Menurut dia, bukan hanya Kelurahan Jungcangcang yang terkena imbas pemadaman listrik. Tetapi desa-desa yang lain juga terkena pemadaman. ”Desa Laden, Jalmak, Teja Barat, Teja Timur, dan Samiran juga terjadi pemadaman listrik. Ini sangat merugikan,” katanya. 

Ismail mengaku terganggu dengan sering padamnya listik di Kota Gerbang Salam. Sebab kemarin dia mengisi acara di Universitas Madura (Unira), tiba-tiba listrik padam. Kegiatan yang dilaksanakan pun tidak berjalan maksimal. ”Sampai acara selesai, listrik tetap padam. Kalau warga nunggak bayar, didenda. Ini giliran PLN yang memadamkan secara sepihak, enak-enak saja tidak ada punishment,” ungkapnya.

Dihubungi terpisah, Manajer PT PLN Rayon Pamekasan Novi Widya Ningsih mengakui bahwa kemarin terjadi pemadaman. Sebab pihaknya sedang melakukan pembangunan penyulang baru sehingga aliran listrik untuk wilayah Teja, Laden, dan sekitarnya dilakukan pemadaman. ”Itu ranahnya PLN Area Pamekasan. Kami hanya mengoordinasikan,” katanya. sumber: radarmadura.jawapos




loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...