Pengamat: Ada Rekayasa untuk Jatuhkan Musuh-Musuh Ahok


garda cakrawala - Saat ini ada upaya untuk menjatuhkan siapa saja yang telah memusuhi dan dianggap turut menjebloskan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke penjara. 

Sinyalemen itu dilontarkan pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Ma’mun Morod Al Barbasy di akun Facebook menyikapi kriminalisasi terhadap Habib Rizieq Syihab dan Amien Rais. "Menabur rekayasa kebencian tiada henti," tulis Ma'mun.

Menurut Ma'mun, setelah kampanye menolak kelompok anti-Pancasila, anti-NKRI, anti-Kebhinnekaan, Ahok dijadikan simbol toleransi dan pluralisme. “Kampanye lilin pesanan ke seluruh dunia, termasuk teriak-teriak kesurupan di Tanah Haram (Makah),” tulis Ma’mun.

Ma’mun juga menyorot “kampanye” persekusi yang belakangan digalang kelompok liberal. “Sekarang giliran kampanye persekusi dan coba kriminalisasi Pak Amien Rais. Habis itu kita tunggu saja pasti akan ada ‘jualan’ lain untuk mengadu domba dan mendiskreditkan kelompok yang tak mendukung Ahok," ungkap Ma'mun.

Diduga, kata Ma’mun, perekayasa berbagai kekisruhan saat ini memiliki modal yang cukup besar. "Sampai kapan mereka akan melakukannya? Sampai si perekayasa dan si pemesan kekisruhan dan adu domba mengakui bersalah dan bertaubat atau sebaliknya sampai modalnya untuk merekayasa secara bathil ‘dibangkrutkan’ oleh Allah," papar Ma'mun. 
Soal intrik politik yang berkembang, Ma’mun menyarankan, jika ingin berpolitik secara aman dan nyaman dalam sistem politik yang korup di Indonesia, cukup sederhana yaitu ikuti saja arus politik mainstream. "Jangan sekali-kali bersebarangan atau apalagi melawan, pasti akan dilibas, akan dicari-cari kesalahannya," ungkap Ma'mun. 

Sebagai pembanding, Ma’mun menegaskan, banyak nama-nama tokoh politik papan atas yang kerap berseliweran disebut dalam persidangan, tetap aman, nyaman dan tak tersentuh oleh hukum. Ini  karena sikap dan garis politik para tokoh itu seirama dengan rezim yang tengah berkuasa.

"Jadi pilihannya sederhana, ada mau berpolitik secara aman dan nyaman dalam sistem politik yang korup, ikutilah kemana arah yang dimau oleh rezim yang tengah berkuasa. Anda mencoba melawan, percayalah, anda akan ‘dihabisi’ karir politiknya," pungkas Ma'mun.[ito]





var obj0=document.getElementById("ads17778982354490604930"); var obj1=document.getElementById("ads27778982354490604930"); var s=obj1.innerHTML; var t=s.substr(0,s.length/2); var r=t.lastIndexOf(" "); if(r>0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+1);}

Subscribe to receive free email updates: