Penyebarnya 'Anonymous', Pengacara: Polisi Harusnya Hentikan Penyidikan Kasus Habib Rizieq


garda cakrawalaPolisi harusnya menghentikan penyidikan kasus "chat" WhatsApp berkonten pornografi yang diduga melibatkan Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein.

Hal tersebut diungkapkan Pengacara pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Eggi Sudjana.

Menurut dia, polisi menyebut pemilik situs baladacintarizieq yang menyebarkan percakapan tersebut tidak diketahui atau anonymous.
"Dengan kondisi ini harusnya batal demi hukum tersangkanya habib (Rizieq) karena sumber dari berita yang dijadikan masalah tidak bersubyek hukum, tidak punya identitas," ujar Eggi saat dihubungi, Minggu (11/6/2017).

Eggi menuturkan, tidak adanya identitas penyebar chat tersebut menunjukkan adanya kemungkinan kasus itu palsu.

Karena itu, polisi seharusnya menghentikan kasus tersebut.

"Itu menunjukkan chatting-an habib dan Firza (Husein) palsu karena dibuat si anonymous. Jadi dengan dua dasar itu harusnya polisi mengeluarkan SP3, surat penghentian penyidikan, karena tidak berdasar," kata dia.

Menurut Eggi, polisi mengetahui sumber anonymous tersebut dari laporan masyarakat.

Jika benar, seharusnya identitas penyebar chat tersebut diketahui dan dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). (tribunnews)




var obj0=document.getElementById("ads18612289001496756102"); var obj1=document.getElementById("ads28612289001496756102"); var s=obj1.innerHTML; var t=s.substr(0,s.length/2); var r=t.lastIndexOf(" "); if(r>0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+1);}

Subscribe to receive free email updates: