Putusan Ahok Berkekuatan Hukum Tetap, Segera Dieksekusi ke LP Cipinang


garda cakrawala – Putusan perkara penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah dinyatakan berkekuatan hukum tetap atau inkrach. Ketetapan itu diputuskan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada Selasa (13/6/2017) kemarin.
“Tadi sudah diputuskan,” kata Juru bicara PT DKI Johanes Sutadi saat dikonfirmasi wartawan.
Meski begitu, terkait proses eksekusi Ahok ke Lembaga Pemasyarakatan Cipinang akan diserahkan kepada tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.
“Itu urusan jaksa,” singkat Johanes.
Sementara itu, Wakil Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Masyhudi menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Kejari Jakut.
“Saya akan koordinasikan dengan Kejari Jakut dahulu,” ujarnya.
Masyhudi menambahkan, pihaknya akan segera mengembalikan putusan ke Pengadilan Negeri Jakut agar disampaikan kepada para pihak terkait.
JPU dalam kasus penodaan agama Ahok mencabut upaya hukum banding atas putusan majelis hakim PN Jakut yang menjatuhkan vonis dua tahun penjara. Mantan gubernur DKI Jakarta tersebut juga sudah ditahan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.
Putusan PT DKI menyusul sikap JPU mencabut memori banding pada Selasa lalu (6/6) yang disampaikan PN Jakut. Padahal, JPU sudah sempat banding dan diteruskan PN Jakut ke PT DKI pada 24 Mei lalu. Sikap tersebut menyusul langkah Ahok melalui sang istri Veronica Tan yang mencabut banding pada hari terakhir sebelum habis masa 14 hari untuk pengajuan banding. Upaya banding diajukan setelah Ahok divonis dua tahun dan terbukti melanggar pasal 156a KUHP.




var obj0=document.getElementById("ads18115438894982078347"); var obj1=document.getElementById("ads28115438894982078347"); var s=obj1.innerHTML; var t=s.substr(0,s.length/2); var r=t.lastIndexOf(" "); if(r>0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+1);}

Subscribe to receive free email updates: