Sahroni:"Tidak semua yang hal yang berbau Orba itu jelek


garda cakrawala - Masyarakat diajak untuk melawan paham radikal yang jelas-jelas bertentangan dengan nilai luhur Pancasila dan semangat Negara Kesatuam Republik Indonesia (NKRI).
Ajakan itu disampaikan Anggota Komisi Hukum DPR RI, Ahmad Sahroni, saat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan belum lama ini.

Dalam rangka pekan Pancasila yang dicanangkan beberapa waktu lalu, Sahroni menyampaikan, perlunya kesadaran dari setiap komponen bangsa agar bersatu padu melawan setiap gerakan radikal. Dirinya berpandangan, munculnya paham ekstrim tersebut adalah upaya mengganggu keberagaman yang sudah ada di Indonesia.

"Keberagaman kita selaku bagian dari Bangsa Indonesia adalah kodrat yang tidak terbantahkan. Pancasila sebagai dasar Negara dan NKRI adalah harga mati," kata Sahroni dalam keterangan, Senin (5/6).

Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu berharap Pancasila kembali masuk ke dalam kurikulum pendidikan di sekolah.

Ide dan gagasan ini dianggap relevan terkait isu kebangsaan yang akhir-akhir ini marak di media massa dan media sosial.

"Tidak semua yang hal yang berbau Orba itu jelek, kurikulum pendidikan tentang Pancasila (PMP) ini salah satunya," kata Sahroni.

Sahroni pun mendesak ormas atau kelompok tertentu menghentikan aksi persekusi. Sebab aksi main hukum sendiri tidak dibenarkan dalam ajaran agama apapun dan dalam bernegara, utamanya Negara Indonesia.

"Indonesia ini Negara hukum dan memiliki perangkat yang bekerja untuk menindaklanjuti tindakan-tindakan yang bertentangan dengan norma dan hukum yang berlaku. Bahkan Kapolri telah memerintahkan jajaran di bawahnya untuk bertindak tegas," kata Sahroni. [rmol]





var obj0=document.getElementById("ads15802075019431114791"); var obj1=document.getElementById("ads25802075019431114791"); var s=obj1.innerHTML; var t=s.substr(0,s.length/2); var r=t.lastIndexOf(" "); if(r>0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+1);}

Subscribe to receive free email updates: