SB Harus Kembalikan Aliran Uang pada Amien


garda cakrawala Jakarta - Pakar Hukum Pidana Universitas Trisaksi Abdul Fickar Hadjar menilai, Soetrisno Bachir adalah sosok yang bertanggungjawab atas dugaan aliran dana korupsi Alkes pada Amien Rais.
Menurut dia, apabila kedepan dalam perkembangan penanganan kasus korupsi Alkes uang itu harus dikembalikan, maka Soetrisno adalah pihak yang musti mengembalikan.
"Jika (uang itu) harus dikembalikan menjadi tanggungjawab SB (Soetrisno Bachir)," kata Abdul Fickar pada INILAHCOM, Jakarta, Selasa (6/6/2017).
Sebab, kata dia, Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu diduga tidak mengetahui sumber dana itu dari hasil korupsi. Yang mengetahui secara persis uang itu adalah Soetrisno Bachir.
"(Namun) Jika AR (Amien Rais) tidak pernah mengkonfirmasinya, padahal ia patut menduga uang itu bukan milik SB (Soetrisno Bachir), AR berpotensi dituntut sebagai penerima pasif tindaka pidana apencucian uang, bukan korupsi," ujar dia.
Dalam amar tuntutan Siti Fadilah, Jaksa KPK menyebut Amien menerima uang 6 kali dengan total Rp 600 juta. Uang itu ditransfer dari rekening Sekretaris Yayasan Soetrisno Bachir Foundation (SBF).
Dana ke Amien dari Yayasan SBF berasal dari PT Mitra Medidua dalam proyek alkes tersebut. PT Mitra Medidua merupakan supplier PT Indofarma Tbk, yang memenangi proyek alkes tersebut atas penunjukan langsung oleh Siti.
Penunjukan langsung terhadap PT Indofarma merupakan bentuk bantuan Siti terhadap Partai Amanat Nasional (PAN). Pengangkatan Siti sebagai Menteri Kesehatan merupakan hasil rekomendasi Muhammadiyah.
Penunjukan langsung itu bermusa saat Siti pasa September 2005 beberapa kali bertemu dengan Direktur Utama PT Indofarma Global Medika dan Nuki Syahrun, selaku Ketua Soetrisno Bachir Foundation (SBF). Nuki merupakan adik ipar Soetrisno Bachir.
Sutrisno Bachir sebelumnya membenarkan memberikan sejumlah uang terhadap Amien Rais. Namun, dia membantah sumber uang itu dari hasil korupsi Alkes yang tengah menjerat Siti Fadilah. [inilah]






var obj0=document.getElementById("ads11199932281621462748"); var obj1=document.getElementById("ads21199932281621462748"); var s=obj1.innerHTML; var t=s.substr(0,s.length/2); var r=t.lastIndexOf(" "); if(r>0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+1);}

Subscribe to receive free email updates: