59 Saksi Sudah Diperiksa Polisi Penyerang Novel Tak Kunjung Ditangkap, Polisi: Sedang Kita Dalami


garda cakrawalaPolisi telah memeriksa 59 saksi terkait kasus air keras terhadap  Novel Baswedan. Namun, hingga saat ini, belum ada petunjuk pasti terkait identitas pelaku kekerasan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Jadi ada saksi tambahan ya, selain 56 saksi itu, ada tiga saksi tambahan lagi tetangganya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Komisaris Besar Argo Yuwono dikantornya, Selasa (4/7).

Dari tiga orang tambahan itulah, polisi mendapat ilustrasi gambar tiga terduga pelaku yang divisualisasikan dalam bentuk sketsa. Saat ini, sketsa tersebut tengah dalam proses perampungan sebelum polisi melakukan tindakan selanjutnya.
"Orang itu melihatnya berbeda-beda, tentunya melihat itu, sketsa dibuat dengan ciri-ciri yang disebutkan oleh saksi, ada tiga sketsa yang berbeda. Karena pada posisi yang berbeda pula melihatnya," terangnya.

Namun, lanjut Argo, untuk memastikan keakuratan sketsa, polisi akan kembali mendalami sketsa yang ada. Khususnya, terkait saksi E yang ikut salat subuh berjamaah dengan korban.

"Karena ada saksi yang E itu yang habis sholat subuh. Dia pulang duluan. Dia melihat ada orang (mencurigakan ) di depan rumah Novel saat itu sedang menunduk. Makanya ini sedang kita cek sekitar jam 05.00 WIB posisi menunduk ini sedang kita dalami kembali. Kira-kira seperti apa," tambahnya.

Untuk diketahui, Novel disiram air keras oleh dua orang tak dikenal, 11 April lalu. Insiden tersebut terjadi saat Novel baru pulang salat subuh berjamaah di Masjid tak jauh dari kediamannya, Jalan Deposito depan Mesjid Al Iksan RT 03 RW 10 Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

sumber : rmol





Subscribe to receive free email updates: