Datangi Mapolresta Depok, Istri Hermansyah Lihat Langsung Wajah Pelaku Pengeroyokan

Loading...


garda cakrawala - Iriana, istri pakar telematika ITB, Hermansyah langsung mendatangi Mapolresta Depok, setelah dua pelaku pengeroyokan dan penganiayaan terhadap suaminya ditangkap, Rabu (12/7/2017). Dia datang untuk melihat langsung wajah dua tersangka yang baru saja ditangkap tim gabungan Polresta Depok, Polres Metro Jakarta Timur, dan Polda Metro Jaya. 

Dari pantauan Okezone, Iriana hadir didampingi keluarga, kuasa hukum, dan perwakilan Alumni ITB yang merupakan kerabat Hermansyah. Seperti biasa, Iriana selalu menghindari sorot kamera. Dia juga menutup wajahnya dengan kain serta mengenakan kacamata hitam. Tak ada satu patah katapun yang diucapkan warga Negara Ukraina ini kepada awak media.
Di tempat yang sama, Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Metro Jaya, Kombes Kamarul Zaman, membenarkan bahwa dua pelaku yang ditangkap tim gabungan itu merupakan tersangka pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Hermansyah di Tol Jagorawi KM 6, Minggu 9 Juli 2017, lalu.

“Istri korban sudah datang dan melihat langsung wajah pelaku yang kami tangkap. Kebetulan dia berada di lokasi kejadiaan saat itu. Dia juga membenarkan salah satu pelaku bernama Lauren Paliyama yang melakukan penganiayaan terhadap suaminya menggunakan pisau,” jelas Kombes Kamarul yang dalam kasus ini bertindak sebagai Kepala Satgas. Saat ini, suasana Mapolresta Depok terpantau ramai. Penjagaan pun lebih tampak lebih ketat dengan memeriksa setiap pengunjung yang masuk.



Sebelumnya, Hermansyah dikeroyok dan dibacok orang tidak dikenal saat melintas Tol Jagorawi ketika hendak menuju rumahnya di kawasan Depok, Jawa Barat, Minggu 11 Juli 2017. Hermansyah pernah menjadi narasumber di acara diskusi di televisi nasional. 


Saat itu, dia menyatakan dugaan chat mesum Rizieq Shihab dan Firza Husein merupakan hasil rekayasa alias hoax. Banyak pihak berspekulasi bahwa peristiwa tersebut lebih dari sekadar kriminal biasa. Namun, kepolisian saat ini masih memeriksa kedua pelaku. 

sumber : sindonews



loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...