Dicecar 29 Pertanyaan Selama Delapan Jam, Hary Tanoe Ngotot Tidak Mengancam



garda cakrawala - Hary Tanoesoedibjo dicecar 29 pertanyaan oleh penyidik Dittipid Siber Bareskrim Mabes Polri selama delapan jam sejak pukul 09.15 WIB, Jumat (7/7).

Pemeriksaan Bos MNC Group itu merupakan yang perdana sebagai tersangka terkait kasus dugaan pengancaman lewat SMS kepada kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto.

"Pemeriksaan sebagai tersangka. Ada sekitar 29 pertanyaan," kata Direktur Dittipid Siber Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Fadil Imran saat dikonfirmasi, Jumat (7/7).

Dia menjelaskan Hary Tanoe bersikeras membantah sama tidak sekali melakukan SMS ancaman terhadap Yulianto. Meski demikian, Fadil, menambahkan, hal itu nanti diserahkan ke pihak pengadilan.

"Menyangkut materi perkara nanti semua di pengadilan saja," lanjut Fadil.

Sebelumnya, Hary Tanoe diperiksa sebagai tersangka selama kurang lebih delapan jam dari pukul 09.15 WIB hingga pukul 17.10 WIB. Ketua Umum Partai Perindo itu, didampingi kuasa hukumnya Hotman Paris selama menjalani pemeriksaan tersebut.

Seperti diketahui, Hary Tanoe ditetapkan menjadi tersangka oleh Dittipid Siber Bareskrim Polri setelah gelar perkara, 14 Juni lalu.

Satu hari berselang, Kamis (15/6), Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) Hary Tanoe dikeluarkan Mabes Polri kepada kejaksaan.

Penyidik juga sudah meminta Direktorat Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk mencekal Hary Tanoe bepergian ke luar negeri. [rmol]





Subscribe to receive free email updates: