Ichsanuddin Noorsy: Ada Indikasi Hermansyah Sudah Diikuti Sejak Lama!

Loading...


garda cakrawala - Aktivis yang juga pengamat ekonomi, Ichsanuddin Noorsy, datang ke Rumah Sakit Hermina Depok untuk melihat kondisi sahabatnya, Pakar Telematika Hermansyah, yang menjadi korban pengeroyokan oleh orang tidak dikenal di Tol Jagorawi.

Usai keluar dari rumah sakit, Noorsy mengaku cukup kaget rekan diskusinya menjadi korban pengeroyokan hingga harus lakukan operasi oleh dokter.
"Terkejut jam 11.00 WIB dapat WA (WhatsApp). Biasanya kami sering diskusi soal bagaimana situasi IT dalam perspektif ekonomi dan politik," ujar Noorsy.


Dia juga menyimpulkan bahwa ada indikasi korban sudah diikuti sejak jauh hari.

"Saya tadi mencoba menggali keterangan dari keluarga soal peristiwa di mana, kayak apa dan nopolnya apakah tercatat atau tidak? Pelaku kan dua mobil, pertama diserempet. Herman ini mengejar dan berhenti. Tiba-tiba datang mobil lain dan disabet. Artinya Herman sudah diikuti. Diikuti bukan dari semalam saja. Pasti pelaku akan mencari momen yang pas kapan Herman akan dikerjai. Kalau saya melihat ada motif ke arah sana," jelas Noorsy.

Ia menyebut, peristiwa tersebut menjadi tantangan bagi kepolisian untuk mengungkap seperti kasus teror dengan air keras terhadap Novel Baswedan.

"Sekarang tantangan bagi kepolisian. Kasus Novel kita tahu belum terungkap. Lalu ada kasus Herman. Saya curiga dalam situasi ini, hukum yang dikembangkan bukan untuk menumbuhkan rasa keadilan masyrakat. Kecurigaan saya ini tidak boleh terwujud. Berbahaya," tandasnya.

Sebelumnya, Pjs Kasubbag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus, mengatakan, dari hasil pengecekan ke RS Hermina bahwa dibenarkan ada pasien yang diduga korban pengeroyokan dan penganiayaan sebagaimana dimaksud pasal 170 juncto 351 KUHP sekitar jam 04.00 wib tadi pagi.

"Korban bernama Hermansyah beralamat di Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya, Depok," ujar AKP Firdaus saat dikonfirmasi Ahad, 9 Juli 2017.

Ia menambahkan, peristiwa tersebut terjadi di Tol Jagorawi KM 6 (antara TMII- Tol JORR), Jakarta Timur.

"Korban bersama istrinya dari arah Jakarta bermaksud pulang ke Depok dengan menggunakan mobil Toyota Avanza B 1086 ZFT. Sekitar KM 6 mobil korban diserempet oleh mobil pelaku jenis sedan lalu korban disuruh menepi oleh pelaku kemudian oleh pelaku disuruh membuka pintu," jelas dia.

Setelah turun, kata Firdaus, korban langsung diserang oleh para pelaku yang berjumlah sekitar lima orang dan seorang diantaranya menggunakan senjata tajam.
"Setelah itu para pelakunya melarikan diri. Akibat kejadian tersebut korban terluka dibagian kepala, leher dan tangan, lalu korban menyender di jok mobil dan sempat ditolong oleh petugas Jasa Marga kemudian korban dibawa ke RS Hermina Depok," bebernya.

Mengenai motif, Firdaus belum bisa menyimpulkannya karena saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh petugas.

"Kami juga berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Timur karena TKP di sana. Masih didalami," tandasnya. [okz]





loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==