Kata Yusril, DPR Berhak Bubarkan KPK

Loading...

garda cakrawala -- Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan bahwa DPR mempunyai wewenang untuk membubarkan KPK. Kondisi ini sama dengan saat pembubaran komando pemulihan keamanan dan ketertiban (Kopkamtib) di era Presiden Soeharto.

HNW: Nangkap Teroris di Pelosok Kampung Bisa, Masak Pelaku Teror Ibu Kota Tidak Bisa?


"Dulu presiden Soeharto membentuk Kopkamtib karena pasca G30S/PKI untuk memperkuat kepolisian. Tapi ketika sudah aman, maka presiden Soeharto membubarkan Kopkamtib," kata Yusril di Gedung DPR, Jakarta, Senin (10/07/2017).
"Sama halnya KPK, saat dibentuk bertujuan untuk memperkuat kepolisian dan kejaksaan. Jadi, KPK bisa dibubarkan dan itu terserah pada DPR dan pemerintah."
Menurut Yusril, KPK dibentuk menggunakan undang-undang dengan tujuan untuk melakukan supervisi bila kepolisian dan Kejaksaan Agung tak mampu memberantas korupsi.

Gagal Usut Kasus Pembacokan Pakar IT, Presiden dan Kapolri Wajib Mundur


"Jadi kalau mau bubarkan KPK, terserah DPR dan pemerintah. Apalagi, KPK dibentuk dengan UU. Kewenangan KPK berdasarkan KUHAP kecuali ditentukan lain dalam UU ini. Ternasuk soal SP3 yang diatur dalam KUHAP. Pansus Hak Angket KPK lah nanti," katanya. (ts)





loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==