Netizen Desak Pihak Kampus Segera ‘DO’ Pelaku Bullying


garda cakrawala Netizen mendesak pelaku bullying terhadap mahasiswa berkebutuhan khusus bernama Farhan agar segera di Drop Out (DO) dari kampusnya.
“Follow up terus harusnya sih di DO anak-anak model begini. Gak ada manfaatnya juga mereka kuliah. Kelakuan sama otak 0,” tulis netizen dengan akun @zonarizkya saat menanggapi postingan dari akun @lambe_turah, Minggu (16/7/2017).
“Kalau udah di blow up gini, giliran ortunya minta maaf, menyelesaikan kekeluargaan. Tapi gak lama kelakuan anaknya balik lagi. Lagu lama lah itu. Biar jera DO aja,” desaknya.
Sementara itu, akun @dassllah mendesak korban melaporkan kejadian ini ke polisi.
“Basmi nih anak-anak yang sok ngebully temen kayak gini. Laporin ke polisi, sok hebat,” tulisnya,
Berbeda dengan akun lainnya, netizen dengan akun @ria_efrida menanggapi kasus ini dengan bijak. Dia berharap agar kasus ini segera ditindak lanjuti oleh dosen serta kampus di mana korban kuliah
“Semoga dosen dan teman-temannya nya yang baik bisa segera menindak lanjuti,” tulisnya.
Sekadar informasi, Farhan menjadi korban bullying teman sekampus. Saat itu, Farhan berjalan mengenakan celana panjang, tas serta kemeja batik yang dilapisi jaket berwarna abu-abu sedang berjalan. Namun, langkahnya dihentikan oleh tiga mahasiswa lainnya.
Salah satu mahasiswa yang mengenakan kemeja warna hitam dan celana hitam terlihat menarik tas milik korban. Namun, korban tetap berusaha berjalan. Dia terlihat susah berjalan lantaran langkahnya dihentikan oleh mahasiswa tersebut.
Saat korban berusaha melepaskan diri, dua mahasiswa lainnya juga ikut menahan. Sorak sorai dari mahasiswa di sekelilingnya juga terdengar.
“Tampol dulu biar gak kebiasaan,” kata salah satu mahasiswa.
Tiba-tiba saja korban mengayunkan tangannya ke mahasiswa yang menarik tasnya. Sontak, korban berjalan sembari mendapat sorakan dari mahasiswa lainnya.
Selang beberapa detik, sebuah tong sampah yang terbuat dari ember cat terbang mengenai mahasiswa yang diduga sebagai pelaku bullying tersebut. Pelaku sendiri diketahui mempunyai akun @arvinariss dan @huseinnasyim.



Subscribe to receive free email updates: