Sadis! Sri Mulyani Pangkas Anggaran Perumahan Rp6,6 Triliun Jadi Rp3,1 Triliun



garda cakrawala - Pemerintah memutuskan untuk memangkas alokasi dana Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP) tahun anggaran 2017. Alokasi dana FLPP akan dipangkas Rp6,6 Triliun.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, nantinya alokasi dana untuk perumahan akan menjadi Rp3,1 Triliun. Padahal sebelumnya alokasi FLPP sebesar Rp9,7 triliun

"Kalau enggak perlu dipakai semua, kenapa harus ada. Kita kan basisnya pelaksanaan sampe saat ini, bahwa dananya tidak perlu terpakai setinggi yang dipagukan. Sebab kayaknya BTN membutuhkan subsidi bunga buat 2017. Jadi FLPP agak hemat kita," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (6/7/2017)

Menurut Askolani alasan pemerintah memangkas subsidi KPR sebesar Rp6,6 triliun juga dikarenakan realisasi penyaluran FLPP masih belum efektif. Karena pada tahun lalu masih banyak tunggakan terjadi meskipun subsidi sudah diberikan.

"Tahun lalu termasuk ada tunggakan juga. Tahun lalu kan kita sesuai kebutuhan. Tapi tahun ini mereka komit dari PU dan BTN kalau tidak perlu setinggi itu. Tapi tetap jalan programnya utamanya dari subsidi bunga. Itu akan dioptimalkan," jelasnya. [okz]




Subscribe to receive free email updates: