Sejarah, Netizen Ramai-Ramai #BlokirJokowi

Loading...

garda cakrawala - #BlokirJokowi menggema di dunia twitter.
Gerakan netizen yang memblokir Presiden Republik Indonesia, Jokowi itu sudah dimulai sejak Minggu (16/7/2017).
Gerakan ini protes ini didasari oleh kebijakan-kebijakan pemerintah yang dinilai tak lage berpihak pada rakyat dan demokrasi.
Sebelumnya, Pemerintah Jokowi telah memblokir aplikasi Telegram. Dan bahkan, rencananya, Pemerintah Jokowi melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi juga akan menutup beberapa media sosial lainnya, seperti: Facebook, Youtube, Twitter, dan Instagram.
Pemerintah beralasan, media sosial digunakan teroris untuk saling berkomunikasi.
“Karena hestek #BlokirJokowi dihapus twitterID yang pro rezim @jokowi, maka kita ganti hesteknya jadi: #BlokirJokoWidodo ayo trendingkan lagi,” ucap @CondetWarrior.
“Pertama di Dunia Presiden Diblokir Rakyatnya Sendiri, #BlokirJokowi Jadi Trending Topik No. 1 di Twitter,” cuit akun @maspiyuuu.
“Ngaku dicintai tapi faktanya malah diblokir massal oleh rakyat .. Haha #BlokirJokowi,” ucap akun @RestyCayah.
“Apakah saudara Masih ragu untuk #BlokirJokowi ???,” ucas akun @TerorisSocmed.
“Jangankan MURI, Jokowi layak masuk Guinness Book of Record. Presiden pertama di alam semesta yang diblokir rakyatnya. #BlokirJokowi,” ucap akun @SiBonekaKayu.
“Lho tenan kan, #BlokirJokowi naik jadi TT nomor 2, sebentar lagi bisa jadi nomor 1. Gawat kalau sampai ke kuping @POTUS …,” kata akun @ferrykoto
“Kami rindu suara teriakan "Lengser ..lengser ..lengser di depan istana dengan jutaan orang tangan terkepal 👊👊👊👊#BlokirJokowi,” kata akun @Gemacan70.
“Hestek #BlokirJokowi adalah cara kita menolong presiden kita agak tidak memulai tindakan sewenang-wenang,” kata akun @Fahrihamzah.
“#BlokirJokowi sdh masuk Trending Topic yuk makin kencangkan biar Jokowi presiden pertama dunia yang di blokir rakyatnya di jagad twiter,” ucap akun @Umar_Hasibuan.
Saat berita ini dibuat, hostage #BlokirJokowi masih bertengger di dunia Twitter. (ts)




loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...