Setelah Sekian Lama,Polisi Akan Periksa 3 Sketsa Pelaku Penyiraman Novel

Loading...


garda cakrawala – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, pada tanggal 11 April 2017 lalu disiram dengan air keras pada wajahnya saat berjalan menuju rumahnya setelah melaksanakan solat subuh di masjid dekat rumahnya. Peristiwa yang terjadi tersebut sampai saat ini masih belum diketahui siapa pelakunya.
Dari hasil penyelidikan, tim kepolisian mendapatkan saksi yang digunakan keterangannya untuk membuat sketsa terduga. Sebanyak tiga sketsa wajah dari terduga pelaku penyiraman penyidik KPK, Novel Baswedan, telah selesai dibuat. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menerangkan tiga sketsa tersebut dibuat oleh ahli melalui keterangan dari tiga orang saksi. Masing-masing saksi menjelaskan ciri-ciri terduga pelaku berdasarkan dari sisi mereka melihat.
Kondisi Novel setelah Kejadian Penyiraman Air Keras
Saat ini penyidik masih melakukan pengecekan terhadap tiga sketsa tersebut. Polisi akan memeriksa untuk mendapatkan petunjuk dari ketiga sketsa tersebut mengarah kepada siapa pelaku penyiraman air keras dari Novel.
“Sekarang kita akan crosscheck lagi kira-kira mengarah kepada siapa pelaku ini,” jelas Irjen Setyo Wasisto di Mabes Porli, Jakarta Selatan, Rabu (5/7).
“Sketsa itu dari saksi, yang melihat saksi. Saksi satu mulai melihat seperti ini, saksi yang kedua melihat seperti ini, dibuat sketsanya saksi ketiga melihat seperti ini dibuat sketsa juga,” terang Irjen Setyo.
Selanjutnya dari sketsa tersebut penyidik akan melakukan pengecekan di lapangan. Apakah sesuai dengan hasil penyelidikan atau tidak.
“Nanti kita lihat apakah ini sesuai dengan hasil penyelidikan di lapangan atau tidak, kita berangkat dari TKP dan kita mencari informasi-informasi dari luar sehingga harus ketemu itu,” ungkapnya.
Sebagai informasi, hingga saat ini tim kepolisian belum bisa berangkat ke Singapura untuk melakukan pemeriksaan. Karena masih harus menunggu konfrimasi izin dari tim medis Novel.





loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...