SKAK MAT!!! Foto Ini Mematahkan Pernyataan Said Aqil Tentang Budaya Gamis

Loading...

garda cakrawala – Baru-baru ini akun facebook Agus Susanto mengirimkan tautan yang isinya mematahkan pernyataan Said Aqil yang viral beberapa saat yang lalu. Sebelumnya beredar sebuah video dimana Said Aqil di sebuah acara di Indramayu yang ia menyampaikan pernyataan yang mendiskreditkan orang yang berjenggot dan bergamis.
Dalam video yang berbahasa Indonesia dan Jawa itu, ia berkata “Syarat tawassuth, kudu PINTER.. kudu CERDAS.. yang GOBLOK, gak bisa berperan. Saya heran akhir-akhir ini, saya heran sekali. … DULU para habib dan ulama, orang arab, orang arab Cirebon pakainya sarung, orang Tegal, orang Pekalongan, pakai sarung. Nah, yang ngikut-ngikut arab, pesek, item, pakainya gamis. masyaalah. Dulu orang arab yang disini, pakainya sarung, tawasuth. bisanya cuma jenggotnya panjang, pakaiannya gamis, jidatnya hitam, allahuakbar. Karena GOBLOK.”
Entah apa yang merasuki pikiran Said Aqil, kenapa mengajarkan tawassuth justru dengan cara yang tidak tawassuth. Sontak pernyataan ini memancing reaksi ummat Islam. Akun facebook Agus Susanto mengirimkan sebuah kiriman yang mematahkan pernyataan Said Aqil. di tautan yang ia kirim, terdapat foto ummat Islam pada tahun 1910 yang banyak diantara mereka juga menggunakan gamis.
Pernyataan Aqil ini sangat tendensius dan mengaburkan fakta. Pasalnya, apa alasan untuk mempertentangkan antara gamis dan sarung? apa pula alasan untuk mempertentangkan jenggot dan tidak jenggot.
Bukanlah Budaya Baru FPI..
Tapi..
Sudah Ada Sejak Jaman Duluuuuuuuuuu.
Seperti Misal Pada Dokumentasi Tahun 1910.
Rombongan Haji Rantau
(Sekarang Menjadi Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan)
Banyak Yang Berpakaian Gamis..
Yang Kemudian Jadi Pejuang Melawan Penjajahan Kompeni.
Lalu Kenapa Said Aqil Siradj Mempermasalahkan Pakaian Gamis..
Apa Karena Benci Pada FPI..
Sehingga Apa Saja Atribut Terkait FPI.
Harus Dicaci..
Entahlah..
– PS :
At-Tawassuth :
Adalah Sikap Tengah-Tengah,
Sikap Moderat,
Tidak Ekstrim Kiri
Ataupun Ekstrim Kanan
Sumber foto: http://ryan-permana39s.blogspot.co.id/2014/06/rantau-tapin-tempo-dulu.html
Tidak cuma sekali Said Aqil melontarkan perkataan kontroversial yang kontra produktif. Semoga beliau segera sadar dan mengikuti jejak ketua PBNU sebelumnya, Kiyai Hasyim Muzadi… dalam bersikap Tawassuth.[p]


loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...