Asing Keruk Sumber Daya Indonesia, Teriakan “Belum Merdeka” Menggema

Loading...


Majelis Bangsa Indonesia (MBI) menggelar simposium nasional kebangsaan dalam rangka menyambut HUT RI ke-72. Simposium tersebut bertemakan ‘Merekonstruksi Kedaulatan NKRI dengan Kembali ke Pancasila dan UU 1945’.

Menurut pantauan Kiblat.net, ratusan peserta diskusi begitu antusias mengikuti acara tersebut. Berbagai ormas menghadiri simposium ini, dari Pembela Tanah Air (PETA), Laskar Merah Putih, Bang Japar dan lain sebagainya.

Acara berlangsung dengan lancar hingga memasuki sesi tanya jawab. Peserta yang pertama mengajukan pertanyaan adalah Panglima PETA, Mayor Shaleh. Dalam kesempatan tersebut, ia menyatakan keprihatinan atas hasil bumi Indonesia yang dikuasai asing.

“Saya berhenti dari TNI, karena saya melihat bangsa asing mengeruk emas, timah kita. Maka kita harus mengembalikan sumber daya alam ke tangan bangsa Indonesia,” ujarnya pada Jum’at (18/08) di Gedung Cawang Kencana, Jakarta.

Ratusan peserta yang mendengar pernyataan panglima PETA langsung menggelora. Mereka ramai-ramai meneriakkan ‘Belum Merdeka’.

“Belum merdeka… Belum merdeka… belum merdeka!” teriak peserta bersamaan.

Sementara itu, seorang penanya lain, Gladis, menyayangkan adanya UU ITE yang dinilainya membungkam kritik. Padahal, mengkritik adalah hak warga Indonesia

“Kita juga ingin mengkritik yang harus dikritik. Baik itu pak Jokowi maupun yang lain,” ujarnya.

“Merdesa, bukan merdeka. Merdesa dulu saja,” sambungnya.





loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...