Kapolri Sebut Protes Terhadap Ahok Hambat Kemajuan Bangsa

Loading...

garda cakrawalaKondisi Indonesia mungkin dapat dikatakan masih terpuruk dengan segala permasalahan yang timbul silih berganti. Namun dengan segala keterbatasannya, Indonesia dinilai memiliki semua potensi untuk menjadi sebuah negara adi daya.
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Tito Karnavian, menyebut dengan kekayaan sumber daya alam (SDA) dan wilayah yang cukup luas, Indonesia seharusnya dapat menjadi negara adi daya atau super power.
“Untuk menjadi negara super power yang bisa berkuasa dominan di dunia adalah penduduknya besar, SDA besar dan luar wilayahnya. Tidak banyak negara memiliki syarat itu. Indonesia salah satunya yang memiliki potensi,” ujar Tito saat ditemui di Jakarta, Senin (14/8).
Menurut Tito, hal itu bukan tidak mungkin sepanjang masyarakat Indonesia saling bersatu padu untuk memajukan bangsanya. Ia menyatakan jika Indonesia tidak akan mengalami kemajuan yang berarti, jika masyarakat terus meributkan masalah lain yang justru menghambat kemajuan bangsa.
Ucapan ini sendiri mengarah pada sejumlah aksi protes yang dilakukan umat Islam terhadap kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Menurutnya, aksi protes yang dilakukan berdasar agama sama sekali tidak berpengaruh signifikan terhadap kemajuan bangsa.
“Langkahnya solid jangan lagi bicara cakar-cakaran, tidak bicara misalnya agama ini dan agama itu, tidak bicara mengenai suku ini dan suku itu, tidak bicara keturunan ini dan keturunan itu,” katanya.
Oleh sebab itu, ia pun meminta masyarakat agar tidak mengulangi aksi-aksi protes yang seperti yang dilakukan terhadap Ahok pada beberapa waktu lalu. Tanpa rasa simpati, ia justru menyatakan bahwa aksi protes yang dilakukan umat muslim beberapa waktu lalu itu, hanya akan membuang waktu dan energi saja.
“Kalau terus ribut ya enggak unggul, nanti menjadi bangsa yang kalah dan dikuasai bangsa lainnya,” pungkasnya.




loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...